Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ending Tragis Squid Game 3 Jadi Perdebatan, Sutradara Ungkap Alasan Kelam di Balik Perubahan Alur Cerita

Geumerie Ayu • Selasa, 1 Juli 2025 | 22:40 WIB

Poster Squid Game
Poster Squid Game
LombokPost – Drama fenomenal ‘Squid Game 3’ yang baru saja dirilis telah berhasil memancing perdebatan di kalangan penggemar, terutama terkait ending ceritanya yang tragis.

Alih-alih menyuguhkan happy ending yang banyak diharapkan, musim terakhir Squid Game 3 ini justru menyelami kedalaman psikologis yang lebih gelap.

Alur cerita Squid Game 3 memaksa penonton merenungkan pertanyaan fundamental tentang kemanusiaan, nilai eksistensi, dan keinginan untuk melindungi harapan di tengah dunia yang makin suram.

Spekulasi tentang perubahan arah cerita mencuat setelah banyak penggemar merasa akhir serial ini jauh dari harapan.

Sang sutradara Squid Game 3, Hwang Dong Hyuk, akhirnya angkat bicara dan membenarkan bahwa memang ada perubahan signifikan dari konsep awal.

"Pada tahap awal brainstorming season 2, saya secara alami condong ke arah akhir yang bahagia karena kebiasaan," aku Hwang Dong Hyuk.

Hwang Dong Hyuk bahkan sempat membayangkan alur cerita di mana Gi Hun (tokoh utama) kembali ke permainan untuk menghancurkannya dari dalam, menyelamatkan beberapa pemain, dan akhirnya bersatu kembali dengan putrinya di AS.

Itu menjadi sebuah akhir yang idealis dan penuh harapan.

Cuplikan squid game 3.
Cuplikan squid game 3.

Namun, visi itu berubah drastis saat ia mulai serius menulis naskah.

"Saya harus berhenti dan bertanya pada diri sendiri—apa sebenarnya cerita yang ingin saya sampaikan?" kata Hwang Dong Hyuk.

"Akhirnya, saya menyadari bahwa perjalanan Gi Hun harus berakhir di sini," imbuh Hwang Dong Hyuk

Hwang Dong Hyuk menjelaskan, bahwa keputusannya untuk membelokkan cerita menuju tragedi tak lepas dari perubahan kondisi dunia sejak season 1.

"Saat kami membuat musim pertama, dunia sudah dalam kondisi buruk—tetapi sekarang lebih buruk lagi," ungkapnya dengan lugas.

Ia menyoroti meningkatnya ketimpangan ekonomi, perjuangan orang biasa yang makin berat, penyebaran perang, dan krisis iklim yang makin parah.

"Tetapi tampaknya tidak seorang pun memiliki kekuatan atau keinginan untuk mengubahnya. Melalui cerita ini, saya ingin mencerminkan kenyataan itu," jelasnya.

Dengan demikian, akhir yang tragis ini menjadi cerminan pahit dari realitas global yang ada.

"Menurut saya, pesan 'Squid Game' harus diakhiri dengan Seong Gi Hun—karakter biasa yang di bawah rata-rata—yang harus berkorban dan bertanggung jawab di masa-masa seperti itu. Itulah sebabnya saya mengubah akhir ceritanya," jelas Hwang Dong Hyuk.

Hwang Dong Hyuk memberikan justifikasi yang kuat di balik keputusan kontroversialnya.

Akhir ‘Squid Game 3’ mungkin tidak menyenangkan bagi semua, tapi pesan yang ingin disampaikan Hwang Dong Hyuk jelas, di dunia yang semakin gelap, terkadang harapan membutuhkan pengorbanan yang paling pahit.

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#sutradara #gelap #tragis #ending #squid game 3 #perdebatan