LombokPost - Ternyata pihak Imigrasi Arab Saudi tidak hanya sekali menahan Limbad saat mau Umroh. Tapi sudah 3 kali.
Hal itu diakui Limbad secara langsung saat menjadi bintang tamu di Pagi Pagi Ambyar, Trans TV baru-baru ini.
Limbad sendiri mengakui bahwa ia sudah 4 kali umroh. Dari total 4 kali Umroh itu, Limbad mengaku sudah 3 kali ditahan Imigrasi Arab Saudi.
"Tapi yang terakhir kali Umroh ini, Februari tahun ini, tidak ditahan seperti sebelum-sebelumnya. Cuma ditanyai doang sama Askar di sana," ungkap anak Limbad, Dika yang ikut hadir menjadi juru bicara ayahnya di Trans TV.
Diketahui, karakter Limbad selama tampil di TV memang disetting untuk tidak pernah berbicara.
Jadi, apapun jawaban yang ditanyakan oleh host di acara Pagi Pagi Ambyar itu, Limbad selalu menjawabnya, dengan membisikkan jawabannya ke telinga Dika.
Dika menjelaskan, pertama kali ayahnya melaksanakan Umroh pada tahun 2017 lalu. Saat Umroh pertama itu, pihak Imigrasi di Bandara King Abdul Aziz, Arab Saudi menahan ayahnya sesaat ketika memasuki Bandara.
Petugas di Bandara tersebut mencurigai penampilan Limbad yang disebut seperti Satanik atau aliran setan.
Maklum saja, pakaiannya yang serba hitam, rambutnya gondrong dan giginya bertaring, memang mirip Satanik.
"Dibilang seperti dajjal, iblis, bahkan penganut satanik karena penampilan ayah yang tidak biasa,” ungkapnya.
Akibat penampilannya itu, petugas Imigrasi menduga kuat bahwa Limbad pengikut Satanik.
Padahal, pihak mutawwif atau pendamping Jemaah Umroh sudah menjelaskan kepada Petugas Imigrasi bahwa Limbad bukan Satanik.
Melainkan, ia adalah artis, pesulap terkenal di Indonesia yang memiliki penampilan yang memang agak nyentrik.
Tapi sepertinya, petugas Imigrasi di sana tidak mudah percaya dengan penjelasan mutawwif tersebut.
Sehingga, petugas pun menahannya. Bahkan, petugas pun sempat menyuruh Limbad untuk mendengarkan lantunan ayat Al Quran sebanyak 30 Juz.
Tujuannya, apabila dia benar-benar Satanik, maka akan menunjukkan reaksi yang negatif ketika mendengarkan lantuan ayat Al Quran.
Tapi apa yang terjadi? Biasanya Satanik akan kepanasan dan menimbulkan reaksi negatif, seperti berteriak dan meronta-ronta.
Namun hal itu tidak terjadi terhadap Limbad. Ayah Dika itu malah nyaman ketika disuruh mendengarkan lantunan ayat suci Al Quran.
Saking nyamannya, pria berpenampilan nyentrik itu pun malah tertidur pulas saat itu.
Tak puas dengan hal itu, petugas Imigrasi pun mengetes pesulap terkenal di Indonesia itu untuk membaca Al Quran yang dipilih secara acak.
Dengan suara bacaan yang jelas, Limbad pun membacakan Surat Ar Rum. Setelah itu, barulah petugas Imigrasi Arab Saudi percaya bahwa ia bukan Satanik.
"Ayah membaca surat Ar-Rum dengan lancar sampai selesai dan itu menjadi bukti yang tak terbantahkan. Akhirnya, pihak Imigrasi pun membebaskan dan memeluknya dengan penuh rasa haru," pungkasnya.
Editor : Kimda Farida