Itulah keajaiban yang dilakukan oleh Drama Korea berjudul Bon Appetit Your Majesty yang kini menduduki peringkat teratas Netflix secara global.
Melalui sebuah wawancara eksklusif, Majalah TIME mendalami strategi kreatif di balik kesuksesan drama Bon Appetit Your Majesty ini.
Salah satu keputusan paling krusial dalam produksi drama Bon Appetit Your Majesty adalah mengubah nama tokoh utama dari Raja Yeonsangun yang kejam menjadi Raja Yi Heon.
Ini adalah langkah brilian untuk memberikan kebebasan kreatif dan menghindari kontroversi sejarah.
Sutradara dan penulis Bon Appetit Your Majesty berhasil menciptakan karakter fiksi yang berdiri sendiri, melepaskan diri dari beban masa lalu Yeonsangun yang kelam.
Strategi ini tidak hanya menciptakan karakter yang menarik, tetapi juga memungkinkan drama Bon Appetit Your Majesty untuk menjadi "romansa eskapis".
Alih-alih menyajikan sejarah yang akurat, tim produksi Bon Appetit Your Majesty dengan cerdas menggunakan latar Dinasti Joseon sebagai panggung fantasi, di mana kisah cinta yang mustahil bisa berkembang.
Beberapa elemen sejarah yang mengerikan, seperti penculikan paksa dan penghancuran rumah dipertahankan untuk memberikan sentuhan realitas, tetapi intinya tetaplah kisah cinta.
Drama Bon Appetit Your Majesty menunjukkan bagaimana pembuat film Korea berinovasi dalam mengadaptasi sejarah.
Mereka berhasil mengubah tokoh yang selalu digambarkan sebagai penjahat, seperti dalam film The King and the Clown, menjadi protagonis.
Keputusan ini menunjukkan keberanian dan kreativitas dalam menghasilkan karya yang relevan dan disukai penonton global.
Editor : Siti Aeny Maryam