Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Debo Andryos Bongkar Pengalaman Syuting Maryam: Janji dan Jiwa Yang Terikat, Sebut Ada Pantangan Khusus

Geumerie Ayu • Selasa, 16 September 2025 | 11:19 WIB

LombokPost – Film horor Indonesia yang diadaptasi dari kisah nyata, Maryam: Janji dan Jiwa Yang Terikat telah menjadi salah satu yang paling dinantikan di tahun ini.

Film Maryam: Janji dan Jiwa Yang Terikat mengangkat kisah seorang wanita bernama Maryam yang dicintai oleh jin terkuat ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 18 September 2025.

Salah satu pemeran, Debo Andryos, yang berperan sebagai Bagas, memberikan bocoran menarik seputar proses syuting film Maryam: Janji dan Jiwa Yang Terikat.

Menurut Debo Andryos, pengalaman syuting kali ini sangat berbeda dan menguras emosi.

Dalam wawancara dengan media, Debo menceritakan bagaimana ia harus menjalani "perlakuan khusus" agar bisa mendalami karakternya di film Maryam: Janji dan Jiwa Yang Terikat.

Debo Andryos membutuhkan fokus ekstra, terutama saat melakukan adegan-adegan sulit.

Baca Juga: Diangkat dari Kisah Nyata, Sinopsis Film Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat Tayang 18 September 2025 di Bioskop

"Ada adegan yang susah sampai sebelum take, aku minta untuk tidak diganggu, tidak diajak ngobrol, harus benar-benar fokus," ujar Debo Andryos.

Debo Andryos menambahkan bahwa hal itu sangat penting karena minimnya fokus bisa membahayakan dirinya sendiri di lokasi syuting film Maryam: Janji dan Jiwa Yang Terikat.

Lokasi syuting yang dilakukan di hutan-hutan yang belum terjamah juga menambah atmosfer mistis selama proses produksi.

Yang paling menarik, Debo Andryos juga mengungkapkan adanya pantangan yang harus dipatuhi oleh seluruh pemain dan kru, yaitu tidak boleh menyebut nama jin yang menjadi tokoh utama dalam film tersebut sebanyak tiga kali.

Meskipun ia pribadi tidak mengalami gangguan mistis, Debo Andryos menceritakan bahwa ada salah satu pemain yang sempat benar-benar melihat sosok jin yang diperankannya.

"Sebenarnya ini sudah diingatkan oleh Maryam sendiri. Ia khawatir sama yang memerankan jin ini dan memang dia beneran dikasih lihat sosoknya," ungkap Debo Andryos.

Debo Andryos menjamin bahwa film ini tidak hanya menawarkan jumpscare atau penampakan semata.

"Yang membedakan di sini kita bukan cuma menyajikan jumpscare atau sosok yang menakut-nakuti. Film ini memang fokus dengan rasa emosional, psikologis. Harusnya ketika menonton kita bakal merasakan apa yang Maryam rasakan," jelas Debo Andryos.

Pernyataan ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Siti Maryam, sosok asli yang kisahnya diangkat ke layar lebar.

Maryam mengaku jalan cerita dalam film hampir 100 persen sama dengan apa yang ia alami.

"Ada perasaan haru dan juga rasa khawatir kalau misalnya terjadi sesuatu ke para pemain," ujar Maryam singkat.

Poster film maryam: janji dan jiwa yang terikat
Poster film maryam: janji dan jiwa yang terikat

Maryam berharap film ini dapat memberikan pemahaman dan empati kepada penonton tentang apa yang ia rasakan.

Meskipun kisahnya diangkat ke layar lebar, Maryam mengaku sudah berdamai dengan takdirnya.

"Berdamai dengan tidak mempertanyakan lagi, apapun yang terjadi sudah jalan saja seperti air mengalir," pungkasnya.

 

Editor : Kimda Farida
#film horor #pengalaman syuting #kisah nyata #Pantangan #Maryam Janji dan Jiwa yang Terikat