LombokPost - Legenda K-pop G-Dragon kembali menorehkan sejarah dengan menjadi penerima termuda Penghargaan Kebudayaan Okgwan, salah satu penghargaan tertinggi Korea Selatan untuk kontribusi di bidang kebudayaan dan seni. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Korea Popular Culture & Arts Awards ke-16, yang digelar di Seoul pada Rabu (23/10).
Dalam upacara tersebut, G-Dragon menerima penghargaan bergengsi ini bersama sejumlah tokoh lainnya, termasuk pengisi suara Bae Han-seong dan komedian almarhum Jeon Yu-seong.
Baca Juga: TOP 10 Film Netflix Paling Banyak Ditonton Saat Ini, KPop Demon Hunters Masih Tak Tergoyahkan
Dalam pidato penerimaannya, pemimpin grup legendaris BIGBANG itu mengenang perjalanan kariernya sejak kecil. “Saya memulai perjalanan ini pada usia enam tahun, mengikuti audisi sambil menggenggam tangan ibu saya. Sejak hari itu, saya terus memegang mimpi yang sama,” ujarnya penuh emosi.
G-Dragon menuturkan masa remajanya diisi dengan mimpi menjadi penyanyi, usia dua puluhan menjadi masa pengakuan publik, dan kini di usia tiga puluhan ia menerima penghargaan budaya besar. “Saya tak sabar menantikan apa yang akan terjadi di usia empat puluhan saya,” katanya sambil tersenyum.
Baca Juga: Putri Chris Martin, Apple Martin Resmi Debut di Dunia Musik Lewat Lagu “Satellites”
Ia juga mengungkapkan rasa bangga dan harunya bisa berdiri sejajar dengan para seniman besar yang selama ini ia kagumi. “Mereka adalah bintang-bintang yang bersinar di malam saya. Kini, saya telah menjadi salah satu dari bintang-bintang itu,” ucapnya.
Ia pun mendedikasikan penghargaan ini untuk para anggota BIGBANG, yang pada tahun 2026 akan merayakan 20 tahun perjalanan grup tersebut.
Dalam pidatonya, G-Dragon menyoroti kekuatan musik yang mampu melampaui batas bahasa. “Saya percaya musik bisa dirasakan bahkan tanpa kata. Yang terpenting adalah apakah penonton dapat memahami apa yang ingin disampaikan oleh sang seniman,” katanya.
Baca Juga: Brand K-beauty Gunakan Idol K-Pop Pria untuk Gaet Konsumen Pasar Global
Ia berharap dikenang sebagai seniman yang menetapkan gaya khas lintas generasi dan era. Menutup pidatonya dengan penuh makna, G-Dragon berbagi ritual malam pribadinya.
“Setiap malam saya berkata, ‘Selamat malam, semoga mimpi indah.’ Kalimat sederhana ini punya kekuatan untuk menggerakkan hati. Mimpi indah pada akhirnya menjadi kenyataan dan menumbuhkan mimpi baru,” ucapnya, seraya menyampaikan ucapan yang sama kepada semua orang malam itu.
Penghargaan Okgwan Cultural Merit diberikan kepada individu yang memiliki pengaruh besar secara nasional serta kontribusi sosial di bidang seni, penyiaran, dan kebudayaan.
Pencapaian G-Dragon ini bukan hanya menjadi tonggak penting dalam karier pribadinya, tetapi juga mencerminkan pengakuan dunia terhadap perkembangan budaya pop Korea.
Baca Juga: Duh! THE BOYZ Batalkan Tur Konser di Kuala Lumpur dan Bangkok
Selain itu, G-Dragon terus aktif di kancah internasional. Ia baru-baru ini ditunjuk sebagai duta besar untuk KTT APEC 2025 di Gyeongju, serta tengah menjalani tur dunia bertajuk “Übermensch” yang mencakup Asia, Amerika, dan Eropa.
Dengan penghargaan ini, G-DRAGON sekali lagi membuktikan statusnya sebagai ikon global yang tidak hanya berpengaruh di industri musik, tetapi juga dalam memperluas jangkauan budaya Korea ke seluruh dunia.
Editor : Siti Aeny Maryam