MATARAM-Menjelang Lebaran, Dinas Perdagangan (Disdag) NTB terus memantau sejumlah kebutuhan masyarakat. Mulai dari sembilan bahan pokok (sembako) hingga mengecek kelayakan parsel yang dijual di pasaran. Baik itu retail lokal maupun retail nasional yang ada di Kota Mataram.
"Kami ingin memastikan ketersedian bapok dan parsel yang diperjualbelikan dalam kondisi baik. Apalagi Lebaran beberapa hari lagi," kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) NTB Hj Putu Selly Andayani, kemarin (27/5).
Dalam sidak ini Disdag NTB menggandeng BBPOM, Disdag Kota Mataram, dan jajaran terkait meliputi sembilan retail modern. Di antaranya, Supermarket Hero, Jembatan Baru, Niaga Selaparang dan Niaga Adi Sucipto, Giant, Transmart, MGM, Mario, Ruby. "Kami turunkan tiga tim untuk sidak parsel," jelasnya.
Dari sembilan titik retail, Disdag dan stakeholder lainnya menemukan satu parsel dalam kondisi tidak memenuhi standar. Yakni, ditemukan salah satu minuman dengan kondisi mendekati kedaluwarsa.
"Kami langsung berikan teguran dan langsung diganti oleh pihak retail. Karena berdasarkan surat edaran yang ada produk harus memiliki masa kedaluwarsa dengan jarak enam bulan," tutur mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB tersebut.
Menurutnya, dari tahun ke tahun sudah ada perubuhan, kendati temuannya hanya ada di satu ritel modern saja. Karena selebihnya mereka sudah banyak yang menerima surat edaran, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk membeli parsel. Selain itu untuk ketersedian bahan pokok lainnya dan harga dipastikan stabil.
"Kami pastikan parsel yang ada dalam kondisi aman, jadi masyarakat tidak perlu khawatir," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Balai POM Mataram Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih mengatakan, di akhir April pihaknya sudah menyampaikan surat ederan kepada distributor dan supermarket yang membuat parsel. Di mana parsel itu produknya sudah harus terdaftar di BPOM, ada PIRT, tanggal kedaluwarsa dan tidak ada minuman beralkohol.
"Memang ada beberapa produk yang tanggalnya kurang dari 6 bulan tetapi akan ganti, dan ada dari 9 sarana sudah dilakukan mengawasan untuk parsel tidak ada temuan semua baik-baik," tandasnya. (tea/r5)
Editor : Administrator