MATARAM–Wabah Korona tidak mempengaruhi persiapan MotoGP. Pemprov bersama pihak terkait terus mematangkan persiapan. ”Tidak ada yang mundur,” tegas Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi usai pencanangan Lombok Modern Broadband Island dan pembangunan fasilitas telekomunikasi Information Communications and Technology (ICT) untuk MotoGP di kantor Gubernur NTB, Kamis (5/3).
Progres pembangunan yang dilakukan PT ITDC masih terus berjalan. Bahkan, dukungan Telkom Indonesia dengan memasang jaringan telekomunikasi menunjukkan persiapan yang semakin mantap. ”Semua jalan,” katanya.
Gubernur, kata Gita, sudah membentuk tim khusus untuk membantu persiapan MotoGP. Bahkan, instruksi yang diberikan menyangkut banyak aspek untuk dipersiapkan secara detail. ”Sampai persoalan sampah dengan 150 ribu tamu, bagaimana mengaturnya sudah disiapkan,” katanya.
Termasuk bagaimana melakukan rekayasa akomodasi, pergerakan orang dari yang akan datang ke Lombok. ”Sampai kita mempersiapkan secara khusus tentang mitigasi bencana, termasuk Korona ini bagian dari bencana,” katanya.
Dengan potensi penyebaran virus Korona yang sangat cepat, pemerintah akan menerapkan SOP ketat terhadap tamu-tamu yang datang. ”Ada prosedur tetap, jika ada yang teriindikasi disiapkan rumah sakit,” katanya.
Pemerintah memahami, semua hal harus dipersiapkan secara matang. ”Situasi kedaruratan itu juga harus disiapkan,” katanya.
Menghadapi situasi saat ini, Gita meminta warga tetap tenang. Tidak perlu panik menghadapi isu Korona. ”Waspada penting, kita juga sudah menyiapkan langkah-langkah,” ujarnya.
Dukungan PT Telkom Indonesia yang membangun jaringan internet di Mandalika sangat penting. ”Perhelatan akbar ini bukan hanya menjadi tanggung jawab ITDC,” jelasnya.
Gita menilai ajang MotoGP merupakan pertaruhan bagi NTB. Sukses dan tidaknya MotoGP sangat bergantung pada masyarakat NTB. ”Ini adalah sebuah pertaruhan, mau tidak mau, suka tidak suka, siap tidak siap, ini harus disukseskan," tegasnya.
Deputi Eksekutif Wakil Presiden Infrastruktur Telkom Regional V Mukhni menjelaskan, pihaknya telah membangun berbagai infrastruktur fiber optik di seluruh tempat di Pulau Lombok. Pelanggan Indihome saat ini berjumlah 81 ribu rumah dan pelanggan Telkomsel secara umum 1,6 juta.
Berbagai infrastruktur digital lainnya pun segera dibangun di Mandalika. Ia berharap bisa membantu menyukseskan MotoGP Mandalika.
Chief Technology Officer (CTO) Telkom Group Zulhelfi Abidin menuturkan, dalam proyek tersebut nanti, Telkom akan memasang fiber optik di pinggir-pinggir lintasan sirkuit. ”Karena ini event internasional jadi kami sediakan fiber optik sehingga di negara mana pun bisa menyaksikan dengan kualitas bagus,” katanya.
Jaringan itu juga sudah dilengkapi dengan sistem backup yang kuat. Ketika satu kabel putus, jaringan akan tetap hidup. ”Pembangunan sudah mulai, kita akan memasang di kawasan lintasan sirkuitnya,” jelasnya.
Dia menargetkan selesai bersamaan dengan target pembangunan PT ITDC. ”Kami harapkan segera,” katanya.
Dengan broadband itu, dia menjamin keandalan jaringan internet di KEK Mandalika akan sangat kuat. ”Kami sudah pengalaman saat Asian Games, wartawan dari luar negeri mengaku kagum,” katanya. (ili/r5)
Editor : Redaksi Lombok Post