Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Catat Ya, Gubernur Janji Dukung Pengembangan Motor SMKN 1 Lingsar

Redaksi Lombok Post • Rabu, 11 Maret 2020 | 13:12 WIB
MOTOR LISTRIK: Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mencoba motor listrik karya SMKN 1 Lingsar di halaman pendopo gubernur, (10/3) lalu.
MOTOR LISTRIK: Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mencoba motor listrik karya SMKN 1 Lingsar di halaman pendopo gubernur, (10/3) lalu.

MATARAM-Motor sampah listrik karya SMKN 1 Lingsar akan didistribusikan ke desa-desa dan sekolah di NTB. ”Kita membeli produknya untuk kemudian kita pakai sendiri,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat uji coba motor listrik di halaman pendopo gubernur, kemarin (10/3).


Dia mengaku bangga dengan kreativitas SMKN 1 Lingsar. Selanjutnya, tugas pemerintah menyediakan pasarnya. ”Motor ini kita distribusikan ke desa-desa dan sekolah-sekolah agar terjadi learning by doing,” katanya.


Motor listrik bertenaga 3,5 kW atau 3.500 watt itu merupakan karya siswa SMKN 1 Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Motor itu diberi nama "Lingsar" oleh gubernur. ”Ini membuktikan anak-anak NTB bisa menciptakan karya berteknologi tinggi,” ujarnya.


Motor listrik tersebut sejalan dengan program industrialisasi yang digagas Pemprov NTB. ”Kita tidak hanya bisa memproduksi produk tradisional yang bernilai rendah," katanya.


Jika ingin sejahtera, kata Zul, masyarakat harus punya keberanian memproduksi barang barang yang memiliki nilai tambah, seperti motor listrik ini. ”Apalagi NTB akan menjadi tuan rumah MotoGP tahun 2021 mendatang,” katanya.


Meski motor tersebut belum sempurna, perlahan namun pasti akan terus diperbaiki. ”Segala sesuatu itu tercipta dua kali yaitu pertama dalam pikiran kedua dalam kenyataan,” ujarnya.


Zul menegaskan, SMKN 1 Lingsar atau sekolah-sekolah lain di NTB tidak memproduksi massal kendaraan listrik. ”Mereka hanya memproduksi contoh-contohnya saja,” katanya.


Langkah selanjutnya, SMK 1 Lingsar akan memanggil IKM di bidang permesinan dan otomotif untuk bisa diproduksi secara luas.


Motor-motor itu akan dipesan dan dirakit IKM di NTB melalui pengawasan atau supervisi SMK 1 Lingsar. ”Kalau ada siswa SMKN Lingsar tertarik dengan IKM, akan segera dibantu untuk proses pembuatan usahanya,”katanya.


Koordinator Pengembangan Teknologi Tepat Guna SMKN 1 Lingsar Irwan Ardy Tiadaya menjelaskan, kendaraan tersebut memiliki panjangnya 2,40 meter dengan lebar 1 meter. ”Sehingga bisa masuk ke gang-gang kecil,” katanya.


Mesinnya memiliki kekuatan 3,5 KW atau 3.500 Watt yang dilengkapi baterai 80 AH sebanyak 8 buah. ”Jarak tempuhnya mencapai 70-80 kilometer,” katanya.


Untuk chargingnya, dalam kondisi kosong bisa sampai 8 jam. Chargingnya bisa dari tenaga matahari dan bisa tenaga listrik PLN.


Irwan mengungkapkan, motor listrik itu dibuat karena ingin mengurangi polusi dan pemanasan global. Mereka ingin membuat kendaraan yang ramah lingkungan. ”Kehadiran motor ini menjadi solusi bagi pelestarian lingkungan,” katanya. (ili/r5)

Editor : Redaksi Lombok Post
#Headline #Motor Sampah Listrik #Gubernur NTB #SMKN 1 Lingsar