Pandemi ini memberikan dampak buruk bagi masyarakat. Bukan hanya kesehatan melainkan dampak sosial yang cukup besar. ”Untuk itu, kami terus berupaya untuk menjalankan kegiatan yang membantu dan menolong masyarakat,” ujarnya.
Seperti, melakukan penyemprotan desinfektan, aksi pembubaran bagi yang tidak patuh terhadap imbauan physical distancing, penyediaan dapur umum, dan pembagian sembako. “Semua itu sudah dilakukan Kapolda NTB sebelumnya (Irjen Pol Tomsi Tohir),” kata dia.
Kegiatan semacam itu akan terus dilanjutkan secara masif. Menurutnya, cara itu yang bisa dilakukan untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Terkait dengan tugas pokok dan fungsi kepolisian tetap dilakukan. Walaupun fokusnya terbagi, tetapi keamanan daerah tetap dilakukan. ”Persentase pemberian jaminan keamanan kepada masayarakat tidak berkurang sedikit pun,” ungkapnya.
Saat dinyatakan darurat pandemi Covid-19, angka kriminalitas meningkat. Namun, berhasil ditekan. ”Cara menekannya kita melakukan patroli skala besar, penyebaran tim reserse, dan Babinkamtibmas terus melakukan patroli untuk menjaga keamanan,” ujarnya.
Polisi juga mengimbau kepada para pengusaha, khususnya yang bergerak dalam perdagangan sembako untuk menguatkan keamanan sendiri. Harus terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri. ”Dibawah ada Babinsa dan Babinkamtibmas yang terus digenjot untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” bebernya.
Berdasarkan hasil Lapsat, dengan metode yang sudah dijalankan itu, angka kriminalitas ditengah pandemi Covid-19 terus menurun. Memang ada beberapa kasus pencurian 3C yang menonjol. “Namun, sudah berhasil kita ungkap,” kata Iqbal.
Kedepan, untuk menghadapi pandemi ini sinergitas dengan forkopimda dan stakeholder lainnya harus dipererat lagi. ”Semoga pandemi ini cepat berlalu dan NTB bisa bangkit lagi,” harapnya.
Iqbal meminta dukungan kepada seluruh elemen masyarakat. Baik pimpinan daerah, tuan guru, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, dan organisasi lainnya. ”Saya tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dan dukungan seluruh elemen masyarakat. Tugas Kapolda tidak bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Dia mengajak seluruh masyarakat NTB ikut berpartisipasi membangun daerah. Demi kemajuan Bumi Gora ke depannya. ”Mari kita jaga NTB bersama dengan menciptakan keamanan bersama demi kemajuan bersama,” ajaknya.
”Saya senang sekali berada di NTB. Apalagi saya datang saat bulan Ramadan. Semoga berkah,” harapnya.
Mantan Kapolda NTB Irjen Pol Tomsi Tohir memiliki kesan di NTB. Pertama kali masuk ke NTB bertemu dengan para pejabat utama Polda NTB. ”Saya melihat potensi yang ada di Polda NTB sangat besar,” kata Tomsi.
Melihat perkembangan angka kriminalitas di tengah pandemi covid-19 itu 3C yang cukup tinggi dibutuhkan sinergitas semua unsur untuk mengoptimalkan penanganan yang dilakukan kepolisian. (arl/r2)
Editor : Administrator