Pengurangan tersebut terjadi di semua pos pendapatan. Baik pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan, dan lain-lain pendapatan yang sah. Pengurangan pendapatan tersebut membuat pemerintah juga harus menyesuaikan belanja daerah.
Dengan situasi itu, bappenda kini tengah berupaya menggenjot realisasi pendapatan yang masih bisa dimaksimalkan. ”Pajak misalnya, pelayanan kita buka dengan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.
Selama pandemi, pelayanan pajak tidak pernah berhenti. Mereka terus menerjunkan tim untuk menarik pajak, termasuk membuka layanan delivery guna mempermudah wajib pajak. ”Kami juga menghapus denda pajak untuk merangsang warga membayar pajak,” katanya.
Sedangkan untuk retribusi, realisasinya benar-benar anjlok. OPD-OPD pengelola sumber retribusi tidak bisa berbuat banyak. ”Objek-ojek wisata di kehutanan tidak ada yang buka, demikian juga objek retribusi lainnya,” katanya.
Kondisi saat ini benar-benar menyulitkan, terlebih dana transfer juga dipangkas pemerintah pusat. ”Meski demikian kami akan berupaya supaya pendapatan ini bisa dioptimalkan,” katanya.
Kepala Bidang Pajak Daerah Bappenda NTB H Muhammad Husni menambahkan, hingga saat ini tren penerimaan pajak belum membaik. Ia berharap ke depan akan ada perbaikan tren realisasi pajak. ”Semua sumber pajak ini mengalami tren penurunan,” katanya.
Husni berharap, penerapan new normal dalam waktu dekat bisa memperbaiki kondisi saat ini. Jika aktivitas warga kembali normal, tentunya akan sejalan dengan tren peningkatan realisasi pajak. ”Mudahan Juni ini dengan new normal bisa kembali pulih,” katanya. (ili/r5)
Penurunan Target Pendapatan NTB
Pendapatan Daerah Target Awal Perubahan
PAD Rp 1,8 triliun Rp 1,6 triliun
Pajak Daerah Rp 1,4 triliun Rp 1,3 triliun
Retrbusi Daerah Rp 19,6 miliar Rp 14 miliar
Hasil Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan Rp 54,3 miliar Rp 53 miliar
Lain-lain PAD yang Sah Rp 276 miliar Rp 235 miliar
Dana Perimbangan Rp 3,5 triliun Rp 3,3 triliun
Lain-lain Pendapatan yang Sah Rp 63,5 miliar Rp 43,3 miliar
Sumber: Bappenda NTB
Editor : Administrator