Peresmian ditandai pemotongan pita oleh Ketua Yayasan LAZ DASI NTB M Firad bersama Kadisnaker NTB Dra T Wismaningsih Drajadiah dan tim ahli DPR RI Miriani Kamaliah. Hadir saat peresmian Sekda NTB HL Gita Ariadi, Wakil Ketua DPRD Lobar, Kadisnaker Kabupaten Lobar, Camat Narmada, Kades Sesaot, dan segenap pengurus LAZ DASI NTB.
“Terima kasih kepada tim dan Direktur Utama LAZ DASI NTB Bapak Tarsito yang telah menyelesaikan pembangunan BLK komunitas ini dalam 120 hari, sesuai dengan waktu yang ditargetkan,” kata Ketua Yayasan LAZ DASI NTB M Firad dalam sambutannya.
Firad berharap BLK tersebut bisa menfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan keterampilan sehingga ke depan akan terlahir sumber daya manusia yang dapat membantu perekonomian masyarakat.
Kepala Disnaker Lobar H Jamil mengatakan, ilmu tidak dapat diraih hanya dengan berhayal. Namun harus dituntut dengan cara belajar. Karena itu, Jamil mengajak semua pihak bersama-sama memanfaatkan BLK sebagai tempat belajar berbagai keterampilan. “Mari kita jadikan masyarakat Lombok Barat sebagai manusia yang terampil,” katanya.
NTB Dra T Wismaningsih Drajadiah, tim ahli DPR RI Miriani Kamaliah, dan Ketua Yayasan LAZ DASI NTB M Firad saat peresmian. (IST/Lombok Post)
Ia berpesan, fasilitas yang telah diberikan pemerintah seperti BLK ini harus dapat digunakan dengan baik. “Dengan adanya BLK ini diharapkan dapat melatih masyarakat termasuk mantan TKW/TKI agar mereka memiliki keterampilan dan kemampuan untuk dapat bekerja di negaranya sendiri sehingga mereka tidak balik lagi ke luar negeri,” kata Jamil.
Selain itu dia berharap BLK ini dapat mengurangi pengangguran serta dapat mencerdaskan kehidupan bangsa.
Gubernur NTB melalui Sekda NTB HL Gita Ariadi dalam sambutannya mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 yang sangat berpengaruh pada perekonomian, masyarakat dituntut harus tetap produktif. “Pemberdayaan ekonomi masyarakat harus tetap berjalan. Tidak boleh lumpuh sekali pun Covid belum juga berakhir,” katanya.
Sekda memuji pendirian BLK LAZ DASI NTB tersebut. Menurutnya, pendirian BLK sangat bernilai positif terutama kepada masyarakat. Dari BLK tersebut masyarakat bisa belajar banyak hal, termasuk sebagai sumber infromasi. “Siapa yang menguasai informasi dia akan menjadi raja. Minimal informasi sekitar tempat tinggal,” katanya.
Sekda mencontohkan, di BLK tersebut nantinya masyarakat Sesaot bisa mencari informasi tentang kekayaan alam Sesaot. Seperti buah-buahan yang dihasilkan, daerah-daerah yang bisa dijadikan objek wisata. “Masih banyak lagi. Semua itu digali, dikembangkan, sehingga masyarakat Sesaot bisa produktif dan kaya dari desanya sendiri,” katanya.
Anggota Komisi IX DPR RI Dr Hj Kurniasih Mufidayati, M.Si yang menyaksikan peresmian BLK Komunitas LAZ DASI NTB via zoom berharap BLK tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat termasuk masyarakat yang kehilangan pekerjaan karena pandemi Covid-19. “Adanya BLK ini sebagai bentuk perhatian bagaimana pemerintah mengatasi pengangguran akibat tenaga kerja yang dirumahkan,” katanya.
BLK tersebut diharapkan bermanfaat dan menjadi solusi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan kemampuan dengan baik, terlebih di masa pandemi Covid-19. Sehingga BLK Komunitas LAZ DASI NTB ini dapat menjadi BLK yang produktif yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. “Semoga kerja sama kita sejak pembangunan BLK ini akan tetap terjalin hingga nanti dari BLK ini terlahir SDM yang berdaya guna,” tambah Mufidayati.
Tim ahli DPR RI Ari Basuki Hadi yang turut hadir menyaksikan peresmian BLK Komunitas LAZ DASI NTB mengatakan, bantuan untuk BLK komunitas ini tidak berhenti sampai pada pembangunannya saja. Namun akan berlanjut pada pelatihan-pelatihan. Ari Basuki juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mewujudkan BLK Komunitas LAZ DASI NTB. “Semoga BLK Komunitas LAZ DASI NTB ini mampu melahirkan SDM yang cerdas dan berguna bagi bangsa dan negara,” katanya. (*/r1) Editor : Administrator