Anggota Komisi V DPRD NTB TGH Hazmi Hamzar mengapresiasi inisiasi tersebut. Menurutnya, dalam buku tersebut tidak hanya mempelajari perjalanan seorang tokoh, tapi bagaimana sang tokoh tetap kokoh melaksanakan tugasnya.
"Beliau tidak tenggelam disanjung. Anies Baswedan membuktikan itu. Kita bisa lihat cara kerjanya memimpin sebuah daerah di DKI," ucapnya, Senin (24/1/2022).
Sebagai informasi, buku terbitan 2021 yang ditulis seorang wartawan juga penulis senior Ady Amar ini bakal dibedah pada pekan depan. Ketua panitia Dr Musa Shofiandy menjelaskan, bedah buku soal Anies Baswedan tersebut sebagai pembelajaran politik bagi masyarakat NTB.
"Artinya tidak lemah, justru akan membangkitkan semangat kita (dalam isi buku tersebut). Toh jadi pemimpin harus tetap Qana'ah (ikhlas, red)," jelas Ketua Relawan Anies For Presiden NTB ini.
Sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, politik dan berbagai elemen masyarakat termasuk calon-calon pemimpin bangsa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di NTB dikabarkan bakal turut hadir pada kegiatan tersebut.
"Untuk di NTB baru pertama kali dibedah. Dalam waktu dekat akan membentuk panitia," pungkasnya. (ewi/r10) Editor : Baiq Farida