“Ini pesan dari pak kadis (LHK NTB) yang harus kita pegang. Karena segitu banyaknya kegiatan di lapangan kalau tidak diberitakan maka dianggap kita tidak kerja,” kata Aminuddin di hadapan 20 peserta.
Menurut dia, terkadang mereka tidak memberitakan kegiatan di lapangan bukan karena tidak mau. Tapi karena merasa tidak mampu dan tidak berani menulis berita.
“Nah semoga usai mengikuti pelatihan bisa memberi semangat baru untuk kita semua memperkaya tulisan-tulisan kita di media sosial,” ujarnya.
Para staf KPH Rinjani Barat mengikuti kegiatan pelatihan jurnalistik selama tiga hari (28-30/3) di Graha Pena Lombok. Mereka dibimbing langsung para wartawan senior di Lombok Post.
Materi yang didapat diantaranya berupa cara penulisan berita, teknik wawancara, riset dan menyajikan hasil liputan. Mereka juga dikenalkan jurnalistik terkini, publikasi pada media online dan aplikasi.
Aminuddin yakin materi yang disampaikan para narasumber telah maksimal diberikan. Tugas para peserta kini tinggal mengaplikasikan di platform media manapun dengan menggunakan kaidah-kaidah jurnalistik yang baik dan benar.
Mewakili instansinya, dia juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen Lombok Post atas kerja sama yang terjalin di kegiatan ini. Ke depan mereka akan melanjutkan kegiatan serupa. (ida/r5) Editor : Rury Anjas Andita