Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Arus Balik di Terminal Mandalika Mataram Diperkirakan Melonjak Mulai 27 April

Rury Anjas Andita • Rabu, 26 April 2023 | 11:00 WIB
IKUT DIBENAHI: Peningkatan fasilitas di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur akan dilakukan untuk menunjang gelaran MXGP di Samota, Sumbawa. (Didit/Lombok Post)
IKUT DIBENAHI: Peningkatan fasilitas di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur akan dilakukan untuk menunjang gelaran MXGP di Samota, Sumbawa. (Didit/Lombok Post)
MATARAM-Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri berakhir hari ini. Namun, arus balik diprediksi akan mencapai puncaknya mulai 27 April atau pada H+5 lebaran. ”Perkiraan puncak arus balik dari 27 April sampai satu hari mendekati Lebaran Topat,” kata Kepala Terminal Mandalika Marthen Tanone.

Arus balik di Terminal Mandalika telah terlihat pada awal pekan ini. Selama dua hari, dari 23 hingga 24 April, tercatat jumlah penumpang bus mencapai 461 orang. Angka ini akan terus bertambah dan bakal naik signifikan mulai 27 April 2023.

Marthen menyebut jumlah penumpang arus balik diperkirakan tak jauh berbeda dengan arus mudik pada 14 April hingga 21 April. UPT Terminal Mandalika mencatat selama 7 hari di masa mudik pergerakan penumpang mencapai 13.479 orang. Dengan puncaknya pada 19 April sebanyak 2.374 orang.

Untuk jumlah penumpang pada puncak arus balik, angkanya tak akan berbeda dengan puncak arus mudik. ”Jumlahnya hampir mirip antara arus balik dengan arus mudik,” ujarnya.

Untuk Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, rute yang paling ramai dan menjadi tujuan utama pemudik adalah Mataram-Surabaya dan Mataram-Bima. Marthen mengatakan, untuk menghadapi puncak arus balik, Terminal Mandalika telah menyiagakan 30 personel gabungan. ”Tujuannya untuk pengamanan arus balik lebaran,” ucapnya.

Selasa (25/4) menjadi hari terakhir cuti bersama. Hanya saja, habisnya waktu cuti bersama tidak akan berpengaruh signifikan terhadap lonjakan arus balik di Terminal Mandalika. Sebab, kebanyakan pegawai negeri mudik menggunakan kendaraan pribadi. Sementara angkutan bus, lebih banyak dimanfaatkan mahasiswa maupun masyarakat umum lainnya.

Sementara di Pelabuhan Kayangan, kepadatan penumpang di hari puncak arus balik pada H+3 Lebaran terpantau normal. Hal itu disampaikan Kapolsek KP3 Kayangan Iptu I Gusti Bagus Ngurah Rai saat dihubungi Lombok Post.

“Aman dan lancar. Sama halnya seperti puncak arus mudik. Tidak terjadi penumpukan,” kata Iptu I Gusti Bagus, kemarin (25/4).

Pada arus balik, jumlah penumpang yang berlayar dari Pulau Sumbawa ke Lombok lebih banyak. Sehingga karamaian penumpang akan lebih terpusat di pelabuhan Poto Tano.

Kendati demikian, hal itu tetap dapat dikendalikan atau tidak akan sampai menimbulkan kemacetakan dan penumpukan jika kedua dermaga berfungsi dengan baik. “Memang sistem pelabuhan juga sudah sangat baik. Selain mengaktifkan kedua dermaga, pelabuhan juga menambah jalur antrian untuk mengurai waktu tunggu,” jelasnya.

Untuk keamanan pemudik saat pergi dan kembali juga telah terpantau dari pos siaga Polres Lotim di pintu masuk pelabuhan. Ibrahim, 52 tahun, salah seorang pemudik dari Lombok yang kembali ke Sumbawa kepada Lombok Post menerangkan jika suasana pelabuhan pada waktu arus balik hampir lengang. “Lancar seperti hari normal,” kata Ibrahim.

Hal serupa juga terjadi saat ia berangkat dari Sumbawa ke Lombok pada hari lebaran. Kata dia, memang H-2 dan H-1 lebaran terjadi antrean cukup panjang, tapi tidak sampai menunggu terlalu lama. Selain itu, proses antrian di loket pembelian tiket juga dipermudah dengan sudah diberlakukannya cashless atau pembayaran menggunakan e-money. “Ya, sekarang kita pakek kartu. Jadi proses antrinya cepat,” terangnya. (dit/tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#bus #Arus Balik #pelabuhan kayangan #terminal Mandalika