LombokPost-Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah merespons positif soal penetapan Sekda NTB Lalu Gita Ariadi sebagai penjabat (Pj) gubernur. ”Pak Gita adalah orang kita. Orang yang sudah memiliki pengalaman birokrasi di sini,” terang pria yang akrab disapa Bang Zul itu, Senin (4/9).
Dari pengalaman itu, menurut Bang Zul, Miq Gita -sapaan akrab sekda, lebih paham dan mengetahui apa yang harus dilakukan. Politisi PKS ini juga menyebut sosok Miq Gita adalah paket lengkap, karena memiliki segudang karir.
”Beliau pimpinan birokrasi kita, menjadi pimpinan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah, Red), komisaris ITDC, pejabat juga di Pulau Sumbawa, ini lengkap sudah,” ujarnya.
Zul memprediksi, pertimbangan Presiden Joko Widodo menunjuk Miq Gita sebagai Pj Gubernur NTB, karena Bumi Gora saat ini dibanjiri berbagai event internasional. Seperti MotoGP Mandalika 2023 yang berlangsung bulan depan.
”Event ini kan etalase nasional juga, jadi agak sulit orang baru. Ini mungkin ya, ini mungkin salah satu pertimbangan, supaya ada keberlanjutan saja,” jelasnya.
Harapannya, semua proses pelantikan Pj Gubernur NTB tidak menemui hambatan yang berarti. ”Saya berdoa tidak ada hal-hal yang menghambat, sehingga semuanya berjalan baik,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD NTB Nauvar Furqani Farinduan mengingatkan, setelah dilantik nanti, sudah ada pekerjaan rumah yang menanti Pj Gubernur. Yakni terkait pembenahan dan tata kelola serta manajemen anggaran daerah. Yang hingga saat ini menjadi salah satu isu sentral karena situasi APBD yang defisit.
Hal ini perlu dilakukan, agar pasangan gubernur dan wagub NTB untuk periode berikutnya di 2024-2029 tidak mendapat warisan buruk. Berupa permasalahan pengelolaan keuangan daerah yang semakin bertumpuk.
”Besar harapan kami, beliau bisa langsung mengeksekusi hal-hal yang sifatnya teknis dan strategis. Terkait bagaimana memperbaiki kondisi keuangan daerah yang lebih baik di 2023 dan 2024,” kata politisi Gerindra ini.
Pria yang akrab disapa Farin ini, berharap seorang Miq Gita tetap menunjukkan komitmennya dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi sesuai amanah yang diemban. Artinya jangan sampai Pj Gubernur terkontaminasi intrik atau kepentingan politik dari calon gubernur NTB.
”Pj ini memiliki tugas dan fungsi yaitu menjalankan tata kelola birokrasi pemerintahan daerah, yang baik dan akuntabel. Fokuslah pada tugas dan menjalankan fungsinya sebagai Pj,” tegas dia.
Hingga kemarin, Miq Gita belum mau berkomentar mengenai penunjukannya sebagai Pj Gubernur NTB. Pantauan koran ini, sejumlah kepala OPD dan tamu pemerintah hilir mudik bergantian memasuki ruang kerjanya. (JPG/tih/yun/r5)
Editor : Kimda Farida