LombokPost-Penetapan Penjabat (Pj) bupati Lombok Timur (Lotim) dan Wali Kota Bima masih menunggu keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Meski saat ini sudah beredar dua nama yang digadang-gadang menjadi Pj terpilih.
“Saya juga masih menunggu pengumuman, masih menunggu informasi dari Kemendagri, apakah itu agenda rapat TPA (Tim Penilaian Akhir) hingga finalisasi, kita tunggu hasilnya,” tandas Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB H Lalu Hamdi saat dikonfirmasi Lombok Post, Rabu (20/9) malam.
Kata dia, nanti saat nama kedua penjabat ditetapkan sebagai Pj Bupati Lotim dan Wali Kota Bima, maka Pemprov NTB akan dipanggil Kemendagri untuk mengambil langsung surat keputusan tersebut. “Berkas atau dokumennya akan kami jemput langsung ke kementerian,” ujarnya.
Soal dua nama yang dikabarkan berpeluang menjadi Pj Bupati Lotim dan Pj Wali Kota Bima, mantan kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB tersebut enggan berkomentar lebih jauh. “Nah, kalau sudah ada yang sampai ngasi ucapan selamat di sosial media, apalagi sudah dua nama yang keluar, saya tidak bisa berkomentar, karena secara formal sekali lagi, kami dari pemda belum diberitahu atau diinformasikan oleh Kemendagri,” tegas Hamdi.
Dua nama yang dikabarkan berpeluang yakni Sekda Lotim M Juaini Taofiq untuk Pj Bupati Lotim dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB Mohammad Rum untuk Pj Wali Kota Bima.
Ditambahkan Hamdi, nanti hasil seleksi yang dilakukan TPA akan mengerucut pada satu nama kandidat yang terpilih. “Kita tunggu saja ya,” tegasnya.
Ditanya mengenai kapan Pemprov NTB akan menjemput langsung surat keputusan tersebut ke Kemendagri, dia memprediksi, hal tersebut dilakukan dalam pekan ini. “Jadi sebelum tanggal 26 September itu sudah harus ada nama yang ditetapkan sebagai Pj Bupati Lotim dan Pj Wali Kota Bima, kalau sudah ada nama, kami akan lakukan persiapan untuk pelantikan,” jelasnya.
Pelantikan dua nama penjabat kepala daerah tersebut rencananya akan digelar 26 September 2023. Mereka akan dilantik oleh Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi di Kota Mataram. Pelantikan itu juga bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Bupati Lotim M Sukiman Azmy dan Wakil Bupati Lotim Rumaksi SJ, serta Wali Kota Bima Muhammad Lutfi dan Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan. “Nggak boleh jabatan pimpinan itu kosong,” pungkasnya. (yun/r5)
Editor : Rury Anjas Andita