Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pj Bupati Lotim dan Pj Wali Kota Bima Resmi Dilantik, Ini Pesan Pj Gubernur NTB

Yuyun Kutari • Rabu, 27 September 2023 | 09:00 WIB
Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi saat melantik M Juaini Taofik menjadi Pj Bupati Lotim dan Mohammad Rum sebagai Pj Wali Kota Bima di Mataram, Selasa (26/9).
Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi saat melantik M Juaini Taofik menjadi Pj Bupati Lotim dan Mohammad Rum sebagai Pj Wali Kota Bima di Mataram, Selasa (26/9).

LombokPost-Selasa (26/9), Muhammad Juaini Taofik dan Mohammad Rum resmi menjadi Pj Bupati Lombok Timur (Lotim) dan Pj Wali Kota (Walkot) Bima. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan oleh Penjabat (Pj) Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi di Mataram.

Pelantikan disaksikan ratusan pasang mata. Di antaranya dari Bupati dan Wakil Bupati Lotim serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima periode 2018-2023. 

Kemudian, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB, Forkopimda Kabupaten Lotim dan Kota Bima. DPRD Lotim dan Kota Bima, Kepala OPD Lingkup Pemprov NTB, dan keluarga penjabat kepala daerah yang dilantik.

Usai pelantikan langsung dilakukan serah terima jabatan dari Bupati dan Wakil Bupati Lotim periode 2018-2023 M Sukiman Azmy dan Rumaksi SJ kepada Pj Bupati Lotim M Juaini Taofik, serta Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima periode 2018-203  Muhammad Lutfi dan Feri Sofiyan kepada Pj Wali Kota Bima Mohammad Rum.

“Atas nama pemerintah provinsi dan selaku penjabat gubernur NTB, saya menyampaikan selamat atas terpilihnya M Juaini Taofik sebagai Pj Bupati Lotim, dan  Mohammad Rum sebagai Pj Wali Kota Bima,” kata Lalu Gita Ariadi.

Mulai kemarin sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan, sebagai pj kepala daerah, M Juaini Taofik dan Mohammad Rum akan melanjutkan kepimpinan kepala daerah sebelumnya menuju Lotim dan Kota Bima yang semakin maju sesuai dengan visi misi pembangunan daerah masing-masing.

“Semoga kehadiran suadara-saudara dapat menjalankan amanah sebaik-baiknya untuk membangun masa depan daerah yang lebih baik lagi,” kata Miq Gita.

Kata dia, penunjukkan Pj Bupati Lotim dan Pj Wali Kota Bima dilakukan agar tidak terjadi kekosongan kepimpinan. Sehubungan dengan berakhirnya jabatan kepala daerah periode sebelumnya.

“Ini juga sembari kita menunggu pelaksanaan pelantikan bupati dan wakil bupati Lotim dan wali kota dan wakil wali kota Bima terpilih hasil Pilkada serentak tahun 2024 yang akan datang,” jelasnya.

Di kesempatan tersebut, Pj Gubernur NTB mengingatkan, agar keduanya melaksanakan apa yang menjadi tugas dan kewenangan sesuai regulasi yang berlaku. Sebagai pj kepala daerah, adapun tugas dan wewenangnya; memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan bersama DPRD, memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat bersama aparat forkopimda, memfasilitasi penyelenggaraan Pilkada, serta menjaga netralitas ASN.

Berikutnya, Miq Gita –sapaan Pj Gubernur NTB- kembali mempertegas empat hal yang dilarang untuk dilakukan oleh pj kepala daerah. Yakni, melakukan mutasi Aparatur Sipil Negera (ASN), membatalkan perizinan yang telah dikeluarkan pejabat sebelumnya dan atau mengeluarkan perizinan yang bertentangan dengan yang dikeluarkan pejabat sebelumnya.

Berikutnya, membuat kebijakan tentang pemekaran daerah yang bertentangan dengan kebijakan pejabat sebelumnya, dan terakhir pj bupati dan wali kota dilarang membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan serta program pembangunan pejabat sebelumnya.

Namun, larang tersebut dikecualikan apabila mendapatkan persetujuan tertulis dari mendagri. “Artinya segala kebijakan dan lain sebagainya, harus terlaporkan kepada mendagri,” jelasnya.

Untuk itu, diharapkan program yang dilaksanakan oleh pj kepala daerah harus berjalan dengan baik, dan sebagai Pj Gubernur NTB, Miq Gita menekankan, betapa pentingnya peran M Juaini Taofik dan Mohammad Rum dalam memimpin dan menjalankan roda pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan masyarakat di daerah masing-masing.      

Dia juga berharap kepada M Juaini Taofik dan Mohammad Rum agar menjadi atensi serius. Untuk bisa membantu pemprov untuk memastikan penyelenggaran Pemilu serentak 2024 mendatang dapat berjalan dengan baik, sukses, lancar dan berkualitas.

“Semua ini tidak lain kita hajatkan untuk menciptakan situasi yang kondusif di daerah, menciptakan keamanan dan ketertiban dalam rangka pesta demokrasi yang aman dan damai di wilayah NTB,” tegas Miq Gita.

Harapan lainnya, pj kepala daerah menjaga netralitas ASN. Adapun ASN di lingkup pemerintahan yang dipimpin, tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dan tetap fokus pada tupoksinya masing-masing dalam memberikan layanan yang terbaik kepada semua masyarakat.

Pihaknya menjadi tugas yang diemban oleh M Juaini Taofik dan Mohammad Rum, tidak mudah apalagi tanpa pasangan wakil bupati dan wakil wali kota. Namun Miq Gita yakin dan percaya, dengan segudang pengalaman, komitmen, kerja keras dan kolaborasi yang baik, antara pemda, legislatif dan masyarakat, apa yang diamanahkan, dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Karenanya saya meminta agar pemda dan masing-masing DPRD serta segenap elemen masyarakat, harus saling bahu membahu, saling mendukung satu sama lainnya, sehingga semuanya dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan yang berarti,” jelasnya.

Di kesempatan itu juga, Miq Gita mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Lotim periode 2018-2023 M Sukiman Azmy dan Rumaksi SJ serta Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima periode 2018-203 Muhammad Lutfi dan Feri Sofiyan. “Meski telah purna tugas, tetap bersedia membuka hati dan pikiran, memberikan sumbangsih pemikiran terbaik untuk kemajuan pembangunan di Lotim dan Kota Bima,” kata dia.

Harapannya, segala bentuk pengabdian dan dharma bakti yang dilakukan selama ini, tercatat sebagai amal ibadah di sisi Allah SWT.

Bupati Lotim periode 2018-2023 M Sukiman Azmy mengatakan, pemerintahan itu bertingkat, bertahap dan berlanjut. Karenanya apa yang sudah dicapai saat ini harus dilanjutkan, dan jangan berhenti sampai di situ.

“Perhatikan infrastrukur, pendidikan, kesehatan, dan peningkatan pendapatan atau income per kapita masyarakat,” pesannya.

Sementara, Pj Wali Kota Bima Mohammad Rum mengatakan, akan menjalankan tugas dan wewenang sesuai dengan amanah yang tertuang dalam regulasi yang berlaku, mengawal Pemilu 2024 agar aman dan kondusif, serta melanjutkan pemerintah selanjutnya yang juga sesuai regulasi yang berlaku.

Setelah pelantikan, dia akan mengevaluasi sejumlah program kerja yang telah dilaksanakan kepala daerah di periode 2018-2023, termasuk pelantikan jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas, yang dilakukan Muhammad Lutfi selaku Wali Kota Bima pada akhir masa jabatannya, Senin (25/9).

“Nanti kita evaluasi, kita bina, kita luruskan karena semuanya harus kita pelajari, dan yang jelas saya akan mengembalikan kompetensi ASN sebagaimana mestinya,” tandas Rum. (yun/r5)

Editor : Rury Anjas Andita
#Pj #Mohammad Rum #Lantik #Juaini Taofik #Wali Kota Bima #penjabat #Gita Ariadi #Bupati Lotim