Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Penonton MotoGP Mandalika Manfaatkan Layanan Shuttle Bus Dishub NTB

Yuyun Kutari • Sabtu, 14 Oktober 2023 | 11:54 WIB
NONTON BALAPAN: Sejumlah penumpang shuttle bus bersiap berangkat menuju sirkuit MotoGP Mandalika, di eks Bandara Selaparang, Sabtu (14/10/23).
NONTON BALAPAN: Sejumlah penumpang shuttle bus bersiap berangkat menuju sirkuit MotoGP Mandalika, di eks Bandara Selaparang, Sabtu (14/10/23).

 LombokPost-Penonton MotoGP Mandalika 2023 memanfaatkan layanan puluhan Shuttle Bus, yang disediakan Dinas Perhubungan (Dishub) NTB secara gratis, di eks Bandara Selaparang, Sabtu (14/10/23).

Kepala Dishub NTB H Lalu Mohammad Faozal mengungkapkan, pihaknya telah membuka layanan operasional untuk semua jenis kendaraan pukul 07:00 Wita, dan berakhir pukul 13:00 Wita. “Ini rute dari Eks Bandara Selaparang menuju Sirkuit Mandalika,” terangnya.

Sementara, rute Sirkuit Mandalika kembali ke Eks Bandara Selaparang, dioperasikan mulai pukul 15:30 Wita – 21:30 Wita. “Kami standby di sini sepanjang hari, jadi kerja dishub memastikan penumpang pergi dan kembali dari menonton MotoGP Mandalika,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, lebih dari 200 orang penonton MotoGP Mandalika 2023 menggunakan layanan shuttle bus gratis ini. Pantauan langsung Lombok Post, situasi cukup ramai dan lancar. Untuk mengurai agar tidak terjadi penumpukkan, Dishub NTB telah mengatur jadwal keberangkatan masing-masing shuttle bus.

Sebelum penumpang diberangkatkan ke arena Sirkuit Mandalika, mereka terlebih dulu melakukan registrasi untuk mengetahui kategori tiket, lantaran Dishub NTB telah mengatur masing-masing shuttle bus sesuai kategori tiket dan di zona mana saja. Misal, apakah penonton itu membeli tiket kategori General Admission, Regular Grandstand, Premium Grandstand atau yang lainnya.

Setelah itu, penonton menunggu pada tempat yang telah diatur. Waktu tunggu kurang dari 10 menit, dan saat itu juga shuttle bus disiapkan untuk penumpang dengan kategori yang sama. Saat sudah mencapai 10-15 penumpang terisi, maka layanan langsung dioperasikan.

“Jadi penumpang itu, kami registrasi dulu untuk memisahkan warna tiket mereka, ini untuk memudahkan sekaligus mengatur supaya manajemen waktu kita juga terarah, dan ini juga demi kenyamanan dan keselamatan penonton,” tegas Faozal.

Untuk mendukung kelancaran dan keamanan, pihaknya juga mengerahkan personel Dishub NTB sebagai PIC untuk masing-masing bus. Kemudian di setiap pos sudah disiapkan traffic kontrol untuk mengontrol pergerakan shuttle bus.

Di samping itu, kesehatan semua pengemudi juga diperhatikan oleh Dishub NTB. Pemeriksaan kesehatan langsung dilakukan saat itu juga. Mendukung kelancaran, masing-masing pengemudi diberikan pakaian dan ID card, dan diberikan sarapan. “Mereka semua kompak, Alhamdulillah,” tandasnya.

Salah seorang penonton MotoGP Mandalika Ayu Asmiati (19), warga Ternate, Maluku Utara yang sedang menjalani pendidikan di Mataram, merasa bersyukur dengan adanya layanan Shuttle Bus. 

Menurutnya, ini sangat memudahkan karena ia membawa serta lima orang temannya untuk menyaksikan keseruan ajang balapan internasional tersebut.

“Tadinya bingung kan, mau pakai apa gitu kesana, udah mikir mau pakai damri, tapi untungnya ada yang bagi informasi ke kami kalau ada layanan Shuttle Bus, ya sudah kami pakai ini saja dan ini juga tertib dan rapi,” jelasnya. (yun)

Editor : Redaksi Lombok Post
#Dishub NTB #IndonesianGP #Sirkuit Mandalika #MotoGP Mandalika #Lombok #Pariwisata