LombokPost-Sebanyak 70 rider nasional mengikuti balapan Motocross Lombok Sumbawa 2023, yang berlangsung pada Jumat (24/11/23) hingga Minggu (26/11/23) di Sirkuit Tohpati Sayang-Sayang, Kota Mataram.
Sekretaris Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB Agus Panca mengatakan, seluruh tim yang ikut balapan Motocross Lombok Sumbawa berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan pulau Sumatera.
“Tim-tim itu yang sudah konfirmasi, kemudian ada beberapa yang dari Sumatera untuk berangkat ke Lombok, satu tim itu ada 8-15 orang atau pebalap,” terangnya saat melaunching event Motocross Lombok Sumbawa 2023 di Mataram, Selasa (21/11/23).
Sementara khusus klub motor pecinta otomotif yang ikut meriahkan event Motocross Lombok Sumbawa 2023, bakal diikuti lebih dari 100 klub motor.
Perihal tempat menginap selama di Lombok, awalnya pihak penyelenggara menyiapkan hotel-hotel melati, namun karena antusiasme yang tidak terbendung, maka alternatifnya adalah camping ground, yang nantinya digunakan saat mereka di Sembalun, Lombok Timur (Lotim)
Dikatakan Panca, semua klub motor yang ikut memeriahkan event Motocross Lombok-Sumbawa dijadwalkan tiba pada Kamis besok (23/11/23).
Bahkan ada beberapa klub motor akan berangkat dari daerah masing-masing sejak jauh-jauh hari.
“Kami sangat semangat karena banyak yang berpartisipasi di event sport tourism ini,” tandasnya.
Kepala Dinas Pariwisata NTB (Dispar) NTB Jamaluddin Malady mengatakan event Motocross Lombok Sumbawa 2023 dihajatkan untuk mempromosikan pariwisata dan meningkatkan ekonomi kita di NTB, terlebih NTB.
“Jadi pasca MotoGP, MXGP, WSBK yang kita adakan beberapa waktu lalu Lombok supaya tetap didatangi, agar selalu ada perputaran uang untuk beli produk-produk di NTB,” jelas dia.
Pria asal Sumbawa ini menjelaskan, seluruh peserta akan mengikut touring dan trabas untuk mempromosikan destinasi wisata yang ada di NTB.
Para peserta akan mengelilingi Pulau Lombok hingga Sumbawa selama 4 hari 3 malam.
“Nantinya akan melewati Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, tanggal 26 finish di Eks Bandara,” terangnya.
Para peserta trabas yang mendapat undangan bekerjasama dengan IMI pusat bersama IMI Provinsi NTB.
Diungkapkannya, seluruh peserta touring, trabas dan puluhan klub motor yang ikut touring diminta memposting lokasi atau spot keindahan alam yang dilewatinya, di semua akun media sosial yang mereka miliki.
Disinggung perihal anggaran penyelenggaraan, Jamal mengatakan, totalnya mencapai Rp 24 miliar. Ini untuk membiayai seluruh event yang digelar selama 9 hari tersebut di NTB.
Ini merupakan anggaran dari bantuan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.
“Jadi ini bantuan pemerintah untuk memajukan pariwisata dan menggerakkan ekonomi NTB pasca MotoGP 2023," kata Jamal.
Rincian anggaran paling mahal itu, adalah konser musik yang digelar untuk memeriahkan acara. Konser musik sendiri berlangsung selama empat hari.
“Ini yang kita rencanakan di lapangan Eks Bandara Selaparang Kota Mataram yang menghadirkan artis papan atas nasional, dan selama konser berlangsung akan diisi oleh puluhan UMKM dari daerah kita sendiri,” tandasnya. (yun)
Editor : Marthadi