Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tingkatkan Nilai Perdagangan Antar Daerah, Provinsi NTB dan Kaltim Gelar Misi Dagang

Halil E.D.C • Sabtu, 18 Mei 2024 | 09:29 WIB
: Sekda Kaltim Sri Wahyuni (tujuh dari kanan), Pj Sekda NTB Ibnu Salim, bersama kepala OPD dan pelaku usaha saat kegiatan misi dagang yang digelar di Hotel Aston Inn Mataram, kemarin (17/5).
: Sekda Kaltim Sri Wahyuni (tujuh dari kanan), Pj Sekda NTB Ibnu Salim, bersama kepala OPD dan pelaku usaha saat kegiatan misi dagang yang digelar di Hotel Aston Inn Mataram, kemarin (17/5).

LombokPost-Dinas Perdagangan Provinsi NTB dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kalimantan Timur (Kaltim) sepakat untuk sama-sama memperkuat pengembangan kerja sama perdagangan antara Provinsi NTB dan Provinsi Kaltim.

Kesepakatan kerja sama tersebut dicapai dalam kegiatan misi dagang sekaligus penandatanganan komitmen bersama kedua daerah, antara Sekretaris Daerah Kaltim Drs Sri Wahyuni, M.PP dan dan Penjabat Sekda NTB Ibnu Salim, SH., M.Si., CGCAE yang digelar di Hotel Aston Inn Mataram, kemarin (17/5).

Selain dihadiri sekda dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dari kedua pemerintah provinsi, misi dagang tersebut juga dihadiri delapan pelaku usaha dari Kaltim dan 31 pelaku usaha dari NTB.

Pj Sekda NTB Ibnu Salim mengungkapkan apresiasi yang tinggi atas kesamaan visi dan misi bersama Provinsi Kaltim dalam rangka memperkuat hubungan kerja sama antar kedua daerah.

“Sudah pasti temu bisnis ini adalah momen kolaborasi untuk kita saling mengenal dan memperkuat silaturahmi. Momen ini kita saling menawarkan serta memperkenalkan potensi sumber daya alam masing-masing daerah, juga produk-produk yang bisa dikolaborasikan antar kedua daerah,” katanya.

Menurut Ibnu Salim, kedua pemerintah daerah telah sepakat untuk melanjutkan dan mengembangkan kerja sama perdagangan. Karena itu, ke depan masing-masing daerah akan pro aktif dalam memperluas jaringan kerja sama.

Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar–besarnya kepada Pemprov NTB yang telah berkenan untuk menerima kunjungan tersebut.

“Kami menyadari bahwa Kaltim memang daerah yang masih bertumpu pada sumber daya yang belum diperbarui. Dengan kondisi alam yang demikian tentu banyak hal dan upaya yang harus kita lakukan untuk memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Kaltim,” katanya.

Menurut Sri Wahyuni, saat ini Kaltim memang tidak mudah untuk beralih dengan tidak lagi bergantung pada sektor migas dan pertambangan. “Tapi di luar itu, kita juga menyadari kemandirian Kaltim harus dibangun mulai dari upaya untuk meningkatkan kapasitas lokal sektor pertanian, perindustrian, dan lain-lain,” katanya.

Dalam kondisi ini, Pemprov Kaltim menyadari sangat membutuhkan dukungan dari daerah–daerah sekitar termasuk NTB, untuk memenuhi kebutuhan pasokan distribusi dalam wilayah regional Kaltim.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kaltim Heni Purwaningsih, S.Si, M.Si mengatakan, kegiatan misi dagang tersebut bertujuan untuk melakukan sinergi antar daerah dalam mengatasi kesenjangan antar wilayah.

Selain itu, mempercepat distribusi dan pemasaran komoditas unggulan daerah, khususnya barang kebutuhan pokok masyarakat dalam rangka pengendalian inflasi dan menggerakkan perekonomian daerah. Serta membangun komitmen bersama dalam pengelolaan potensi SDA dan ekonomi daerah melalui pembangunan daerah dan implementasinya yang sinergis dan selaras. 

“Dalam pertemuan ini juga sebagai bentuk penjajakan awal kami dari Provinsi Kaltim yang nanti bisa diarahkan terjalinnya kesepakatan bersama antara kepala daerah Provinsi Kaltim dan NTB,” katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si mengatakan, setelah kesepakatan kerja sama tersebut, kedua daerah sepakat untuk melakukan pertemuan lanjutan. “Ke depan kita akan melakukan kunjungan serupa ke Kalimantan Timur guna memperkuat jalinan hubungan kedua belah pihak,” katanya.

Menurut Baiq Nelly, kegiatan tersebut memberikan manfaat yang sangat besar dalam rangka mewadahi para pelaku usaha berbagai komoditas unggulan yang tersebar di seluruh NTB. “Kita Provinsi NTB memiliki komoditas unggulan yang sangat potensial sehingga harus dicarikan pasar di luar NTB,” katanya.

Baiq Nelly menambahkan, misi dagang tersebut bertujuan untuk memperkuat potensi perdagangan dan membangun partnership dan jejaring bisnis pelaku usaha kedua daerah.       

Diharapkan, ke depan akan terjalin kerja sama yang berkelanjutan dan peningkatan transaksi perdagangan yang signifikan. Sehingga akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi antar kedua daerah.

Transaksi Rp 34,6 Miliar

Sementara itu, kegiatan misi dagang yang dihadiri sejumlah pelaku usaha kedua daerah langsung melakukan transaksi. Beberapa komoditas yang ditawarkan masing-masing pelaku usaha, di antaranya rumput laut, sapi, bawang merah, jagung, dan lainnya.

Dalam misi dagang tersebut, tercatat setidaknya terjadi transaksi antara 3 pelaku usaha dari Kaltim dan 5 pelaku usaha NTB. Total transaksi mencapai Rp 34,6 miliar.

Sebelum kegiatan misi dagang tersebut, telah dilakukan inventarisasi awal terkait potensi produk dan pelaku usaha yang akan melaksanakan kerja sama perdagangan. Sehingga pelaksanaan temu dagang lebih fokus mengarah kepada kepastian dan spesifikasi komoditas, harga, dan pasokannya.

Selanjutnya melakukan kunjungan ke NTB Mall dan empat pelaku usaha, yakni distributor gula, sentra sapi, sentra beras, dan sentra jagung di Kabupaten Lombok Tengah. (lil)

Editor : Haliludin