Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BBPOM di Mataram Serap Masukan Melalui Forum Konsultasi Publik

Kimda Farida • Rabu, 12 Juni 2024 | 09:48 WIB
BERSINERGI: Peserta kegiatan Forum Konsultasi Publik yang digelar BBPOM di Mataram berfoto bersama di sela-sela acara yang digelar di Hotel Aston Inn Mataram, Selasa (11/6).(BBPOM for Lombok Post)
BERSINERGI: Peserta kegiatan Forum Konsultasi Publik yang digelar BBPOM di Mataram berfoto bersama di sela-sela acara yang digelar di Hotel Aston Inn Mataram, Selasa (11/6).(BBPOM for Lombok Post)

lombokPost-Penyelenggaraan Forum KonsultasiPublik (FKP) dimanfaatkan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram sebagai salah satu upaya menyelaraskan kemampuan dengan harapan publik.

Kegiatan ini juga ditujukan meminimalisasi dampak kebijakan yang akan merugikan publik.

”Kami berharap mendapatkan saran, masukan dan kritik yang membangun,” kata Kepala BBPOM di Mataram Yosef Dwi Irwan dalam sambutannya di acara FKP BBPOM di Mataram di Hotel Aston Inn, Selasa (11/6).

Dia menjelaskan, FKP merupakan salah satu media komunikasi.

Untuk mengetahui adanya kekurangan terkait kebijakan dan layanan yang telah dilakukan pihaknya, agar bisa lebih baik ke depannya.

Dalam kegiatan ini diundang sejumlah unsur, mulai dari instansi terkait, tokoh/organisasi masyarakat sipil, akademisi, pengguna layanan hingga media massa.

”BBPOM di Mataram setiap tahun rutin melaksanakan kegiatan FKP sebagai bentuk komunikasi dua arah antara penyelenggara layanan dan pengguna layanan,” ujarnya.

Sejauh ini berbagai inovasi pelayanan publik telah dilakukan BBPOM di Mataram.

Layanan yang dimaksud antara lain, Gemilang Pro UMKM (Gerakan Lintas Lembaga Mengawal Daya Saing Produk UMKM) yang telah meningkatkan jumlah Nomor Izin Edar (NIE), mengawal investasi dan meningkatkan omzet penjualan khususnya UMKM.

Ada juga Layanan One Hour Service (OHS), Layanan One Day Service (ODS) serta Keluarga Sadar Pangan Aman (Gas Paman) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keamanan pangan melalui pedagang sayur keliling.

Asisten III Setda NTB H Wirawan yang membuka acara menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan FKP yang dilaksanakan BBPOM di Mataram.

Dia berharap peserta memanfaatkan kegiatan FKP untuk memberikan masukan, saran ataupun kritik yang membangun, guna peningkatan kualitas pelayanan publik yang prima di BBPOM.

Wirawan menyebut kegiatan ini merupakan wujud kerendahan hati pemerintah khususnya BBPOM untuk merangkul banyak pihak dalam bingkai kolaborasi.

”Ahamdulillah hari ini (kemarin, Red) semua pengguna layanan hadir walaupun hanya representasi dari masing-masing stakeholder,” ujarnya.

Wirawan menjelaskan ada banyak hal yang telah dilaksanakan BBPOM di Mataram dan menyangkut kebutuhan mendasar banyak pihak.

Semua upaya tersebut bertujuan agar obat dan makanan yang dikonsumsi masyarakat aman.

”Saya yakin BBPOM tidak bisa melaksanakannya sendiri tapi butuh mitra kolaborasi yang aktif, mitra komprehensif yang responsif agar tugas itu bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Dia menyebutkan, ada beberapa hal yang menurutnya menjadi agenda bersama BBPOM dan entitas lain untuk diwujudkan.

Bagaimana memberdayakan masyarakat agar semakin sadar bahwa memilih makanan dan obat harus dilakukan.

Menumbuhkan peran serta masyarakat agar turut aktif mengawasi produk makanan dan obat-obatan yang beredar di pasaran.

”Bagaimana juga memberikan informasi ke masyarakat tentang prosedur dan tahapan-tahapan yang harus dilalui ketika komplain terhadap produk obat dan makanan yang beredar di pasaran,” jelasnya.

Agenda lainnya adalah bagaimana menyediakan forum untuk mendiskusikan persoalan seputar obat dan makanan yang ada di lapangan. FKP juga menjadi ikhtiar pemerintah untuk semakin melibatkan masyarakat dalam pengambilan kebijakan dan menjalankan tugas serta fungsi. (ida/r11)

Editor : Kimda Farida
#BBPOM #obat