LombokPost – Pemerintah Provinsi NTB memberikan peluang seluas luasnya bagi investor dari dalam dan luar negeri yang ingin berinvestasi di wilayah Provinsi NTB.
“Pemprov NTB mengapresiasi dan menyambut baik para investor yang ingin berinvestasi,” kata Penjabat Gubernur NTB Drs H. Lalu Gita Ariadi, M.Si saat menerima kunjungan Futura Energi Indonesia di Pendopo Gubernur NTB (16/6).
Kunjungan Futura Energi Indonesia ini berkaitan dengan rencana untuk berinvestasi bidang energi terbarukan khususnya instalasi dan maintenance Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Menurut Pj Gubernur NTB Miq Gite, investor yang ingin berinvestasi diharapkan dapat mengembangkan potensi dan produk NTB yang akan menambah pendapatan daerah dengan memberdayakan masyarakat.
Apalagi konsep yang ditawarkan investor dalam bidang energi terbarukan ini yakni mengefisiensi kebutuhan listrik, tidak menghasilkan limbah berbahaya, dan ramah lingkungan.
Pj Gubernur NTB Miq Gite berharap rencana investasi tersebut dapat segera terwujud. “Segera koordinasi dengan dinas instansi dan stakeholder terkait untuk membahas bagaimana langkah selanjutnya,” katanya.
Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB Ir H Sahdan, ST,MT menegaskan, Pemprov NTB mendukung kegiatan investasi pengembangan energi terbarukan (EBT) selama dilakukan dalam koridor RUPTL dan memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Dijelaskan, ada beberapa proyek EBT yang sedang berlangsung saat ini. Di antaranya pembangunan pabrik biogas LNG di Desa Sokotong, Kecamatan Lembar, Lombok Barat. Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Bendungan Pandan Duri, Lombok Timur.
“Insya Allah PLTMH Pandan Duri akan komisioning di bulan Juli,” katanya.
Selain itu, rencana Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLT Bayu) di Lombok Timur bagian selatan saat ini sedang tahap kegiatan feasibility study. Diharapkan proses tersebut segera tuntas sehingga bisa memulai pembangunannya.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas ESDM NTB Niken Arumdati, ST, M.Sc mempresentasikan tiga proyek EBT dalam forum Bali Jagadhita 2024 yang digelar di Bali.
Setidaknya ada tiga proyek energi terbarukan dan telah lulus kurasi. Yakni, Wind Power Plant, Solar PV Plant, dan Waste Incineration.
Dari presentasi yang dilakukan, ditambah pameran proyek EBT di booth Pemprov NTB, sejumlah calon investor dari berbagai negara menyatakan tertarik untuk berinvestasi. Dan menindaklanjutinya dengan menandatangani Letter of Intent (LoI).
Di antara delegasi yang mendaftar untuk business matching, yakni Duta Besar Polandia, Kadin Italia, Kadin Nordic/Skandinavia, perwakilan Kedutaan Besar Inggris, UEA, Australia, serta investor dari Jepang, Cina, India, dan Singapura. (lil)
Editor : Haliludin