Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Merugi Kelola Dana Pinjaman Puluhan Miliar, Inspektorat Audit Keuangan PT GNE

Yuyun Kutari • Rabu, 14 Agustus 2024 | 18:24 WIB
Inspektur NTB Ibnu Salim
Inspektur NTB Ibnu Salim

LombokPost--Inspektorat NTB melakukan audit keuangan PT Gerbang NTB Emas (GNE).

Penyebabnya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu sebelumnya telah melakukan pinjaman modal sebesar Rp 27 miliar dari sejumlah bank.

Tidak hanya itu, pinjaman dana sebesar Rp 5 miliar juga dilakukan untuk kepentingan penyertaan modal dari Pemda, untuk memperluas investasi.

Akan tetapi perusahaan malah merugi.

”Iya, proses auditnya masih berlangsung, masih,” terang Inspektur NTB Ibnu Salim, Senin (12/8).

Inspektorat NTB melakukan audit dengan tujuan tertentu, dalam rangka memotret atau mendapatkan gambaran tentang proses pengelolaan keuangan, manajemen perusahaan, kegiatan apa saja yang telah dilakukan, bagaimana penyelenggaraan kegiatan di perusahaan itu, perencanaan, core bisnis perusahaan, dan masih banyak lagi.

Sebelumnya keuangan PT GNE telah diaudit Kantor Akuntan Publik (KAP).

Sejumlah poin yang diaudit KAP dari PT GNE, mencakup neraca keuangan perusahaan, arus kas, tingkat kesehatan perusahaan, tata kelola perusahaan apakah sudah menerapkan Good Corporate Governance (GCG), mengaudit berapa jumlah aset perusahaan dan hal lainnya.

Namun ternyata, Pj Gubernur NTB Hassanudin menganggap hal itu tidak cukup.

Sebagai pemegang saham mayoritas, audit keuangan perusahaan rupanya harus dilakukan secara menyeluruh. Sehingga tim Inspektorat NTB terjun langsung.

”Ini perintahnya pimpinan selaku pemegang saham mayoritas, karena perusahaan daerah juga kan, jadi ketika uang pemda yang dikelola, Inspektorat bisa masuk (melakukan audit, Red),” kata mantan Pj Sekda NTB ini.

Pihaknya menargetkan, audit akan selesai di akhir bulan ini.

”Lebih cepat lebih baik, jadi apa saja hasilnya dari audit ini, tunggu saja, belum bisa kita sampaikan, semuanya masih berproses,” jelas Ibnu.

Karenanya, sampai saat ini, Pemprov NTB belum memberikan sinyal apapun, mengenai kapan digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Gerbang NTB Emas (GNE).

“Lebih baik setelah audit ini saja RUPS bisa dilakukan,” pungkas Ibnu.

Kepala Biro Ekonomi Setda NTB H Wirajaya Kusuma mengakui jadwal RUPS PT GNE belum bisa dipastikan kapan digelar.

Karena harus menunggu hasil audit keuangan dari Inspektorat NTB.

Untuk memperlancar proses audit, jajaran direksi sebelumnya harus kooperatif dengan menjelaskan kenyataan yang sebenarnya, selama mengoperasikan dana perusahaan. (yun/r11)

 

 

 

Editor : Kimda Farida
#Inspektorat #badan usaha milik daerah (BUMD) #Gerbang NTB Emas #Pemprov NTB