Pada kesempatan itu, Kapolda NTB Irjen Umar Faroq meminta anggota Polri di NTB meneladani sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW. Antara lain siddiq (benar), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan), dan fathanah (cerdas).
"Sifat-sifat mulia Rasulullah ini harus menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri, dan diimplementasikan dalam setiap tugas kepolisian di tengah masyarakat," kata kapolda dalam sambutannya.
Perayaan Maulid Nabi di Masjid Baitussalam Polda NTB itu mengangkat tema "Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Kita Tingkatkan Keimanan dan Kinerja Guna Mewujudkan Pilkada Aman dan Sukses". Selain kapolda, acara ini dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Ruslan Aspan dan para pejabat utama Polda NTB.
Peringatan Maulid Nabi ini diharapkan dapat memperkuat keimanan dan semangat kerja anggota Polda NTB, serta membangun komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kesuksesan Pilkada 2024 di NTB.
"Dengan meneladani akhlak Nabi, kita dapat lebih efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya menjelang pilkada agar tetap aman dan kondusif," lanjut kapolda.
Perayaan Maulid Nabi di Mapolda NTB menghadirkan penceramah agama Dr TGH Ahmad Zainuri. Dalam tausiyahnya, Zainuri memaparkan hikmah Maulid dan sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Dia pun mengajak semua yang hadir untuk meneladani sifat-sifat Nabi dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.
"Rasulullah SAW adalah sosok yang penuh cinta kasih dalam keluarganya, terutama dengan istrinya Sayyidah Aisyah r.a.,” kata dia.
“Kisah kemesraan Rasulullah dengan Aisyah r.a. menjadi contoh yang baik untuk kita semua, terutama dalam menjaga keharmonisan keluarga dan meminimalisir terjadinya KDRT,” lanjutnya.
Perayaan Maulid Nabi juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu.
Ini sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi yang sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. (*/r1)
Editor : Marthadi