Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Alami Crash, Helikopter Basarnas Evakuasi Pembalap MotoGP Mandalika

Hamdani Wathoni • Minggu, 29 September 2024 | 08:12 WIB
LAKUKAN PENGECEKAN: Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Marsekal Madya TNI Kusworo melakukan pengecekan sarana medis di dalam helikopter untuk evakuasi rider MotoGP Mandalika.
LAKUKAN PENGECEKAN: Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Marsekal Madya TNI Kusworo melakukan pengecekan sarana medis di dalam helikopter untuk evakuasi rider MotoGP Mandalika.

LombokPost - Dua Pembalap MotoGP Mandalika mengalami insiden di hari pertama dan kedua balapan berlangsung Jumat (27/9) dan Sabtu (28/9).

Dari dua pembalap tersebut, salah satunya terpaksa dievakuasi menggunakan Helikopter Basarnas yang sudah dilengkapi dengan peralatan medis.

"Hari pertama ada satu, hari kedua ada satu. Tapi hanya satu yang dievakuasi menggunakan helikopter menuju RSUD Provinsi NTB di Mataram," jelas Ketua Tim Medical Center sirkuit Mandalika dr. Eko Widya Nugroho, Sabtu (28/9).

Namun ia menegaskan tidak bisa menjelaskan secara teknis bagaimana kondisi dua pembalap tersebut. Termasuk apakah pembalap yang crash tersebut merupakan pembalap MotoGP, Moto3, atau Moto2. 

"Kalau teknis kami oleh pihak Dorna kami tidak bisa menyampaikan. Termasuk siapa pembalapnya. Kami hanya bisa menyampaikan secara umum," jelasnya.

Penanganan evakuasi para pembalap saat ini dikatakan jauh lebih baik dari tahun sebelumnya.

Menyusul, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan menyiapkan perlengkapan medis di dalam helikopter tipe HR-3606 untuk mengantisipasi adanya kecelakaan fatal rider.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan RI Marsekal Madya TNI Kusworo mengatakan event MotoGP ketiga tahun 2024 ini pihaknya telah melakukan serangkaian evaluasi untuk keselamatan rider MotoGP di Sirkuit Mandalika.

"Tentunya dari tahun ke tahun kita evaluasi. Khusus tahun ini, kami Basarnas menyediakan alat-alat medis di dalam pesawat helikopter yang tentunya kita sudah berkoordinasi dengan panitia yaitu Dorna," kata Kusworo saat meninjau Helikopter di helipad dalam Sirkuit Mandalika, Sabtu sore (28/9).

Menurut Kusworo pada event MotoGP 2024 ini pihaknya mendatangkan dua Helikopter berjenis Dhauphin AS 365 N3+ dengan nomor registrasi HR-3603 dan HR-3606 yang diberangkatkan dari Surabaya, Jawa Timur.

Selain menyediakan dua heli, Basarnas juga menyiapkan tujuh unit kapal di Pantai Kuta Mandalika untuk mengantisipasi adanya kecelakaan laut selama event MotoGP 2024. 

"Kita sediakan alut laut ada tujuh kapal yang standby di Pantai Kuta Mandalika," ujarnya. 

Selin itu Basarnas juga menyediakan 17 unit armada evakuasi khusus di darat sebelum final race MotoGP 2024.

"Kita juga standby kan sekitar 100 personel untuk mengawal," tambah Kusworo. 

Sesuai permintaan Dorna Sport lanjut Kusworo, helikopter yang disediakan harus dilengkapi peralatan medis yaitu tipe HR-3606. 

"Kita sediakan alat medis di HR-3606. Kita sudah berkoordinasi dengan ahli tim medis di RSUD NTB," tutur Kusworo. 

Ada pun alat medis yang disediakan di helikopter tipe HR-3606 berupa alat monitor jantung, ventilator dan oksigen.

"Karena itu yang dibutuhkan pada saat evakuasi. Jadi pada MotoGP 2023 itu belum ada," ujarnya. 

Sejauh ini Basarnas tetap memperkuat mekanisme evakuasi dengan menyesuaikan dengan jumlah orang yang datang serta dengan dinamika yang terjadi di area luar Sirkuit Mandalika. (ton)

Editor : Kimda Farida