Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BPS Catat Kondisi Pariwisata NTB Periode Oktober Menurun 3,91 Persen

Yuyun Kutari • Selasa, 3 Desember 2024 | 15:14 WIB

 

PILIHAN MASYARAKAT: Untuk mendukung sektor pariwisata jelang Nataru, pemerintah memberikan diskon harga pesawat yang berlaku pada penerbangan domestik pada penerbangan berjadwal.
PILIHAN MASYARAKAT: Untuk mendukung sektor pariwisata jelang Nataru, pemerintah memberikan diskon harga pesawat yang berlaku pada penerbangan domestik pada penerbangan berjadwal.
 

 LombokPost-Kondisi sektor pariwisata NTB menurun pada Oktober.

Hal tersebut bisa dilihat dari jumlah wisatawan mancanegara (wisman) masuk ke Indonesia, melalui pintu udara, laut dan darat.

Di NTB sendiri, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menjadi salah satu pintu masuk wisman.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB Wahyudin mengungkapkan jumlah wisman yang masuk melalui BIZAM pada Oktober mengalami penurunan.

“Kami mencatat di periode Oktober, wisman yang masuk ke NTB ada 7.169 orang, jumlah ini menurun sebesar 3,91 persen jika dibandingkan September, dengan wisman sebanyak 7.461 orang,” terangnya, Senin (2/12).

Ia pun merincikan, kunjungan wisman melalui BIZAM bila dikelompokkan menurut regional wisman yang datang pada Oktober, lebih didominasi oleh regional ASEAN dengan total 3.384 orang.

Selanjutnya kunjungan wisman berasal dari regional Eropa sebanyak 2.376 orang, Asia (kecuali ASEAN) dengan jumlah 934 orang, Oseania dengan 229 orang dan Amerika dengan 216 orang. “Kunjungan wisman juga berasal dari regional lainnya namun jumlahnya lebih kecil,” ujarnya.

Hal lainnya mengenai jumlah tamu yang menginap di Hotel Bintang pada Oktober juga mengalami penurunan.

BPS NTB mencatat ada 102.781 orang yang terdiri dari 68.826 orang tamu dalam negeri atau 66,96 persen, dan 33.955 orang tamu luar negeri atau 33,04 persen.

Jika dibandingkan dengan September, jumlah tamu menginap di Hotel Bintang Oktober berkurang sebanyak 11.694 orang atau turun sebesar 10,22 persen.

Tamu dalam negeri berkurang 6.757 orang, sedangkan tamu luar negeri berkurang 4.937 orang.

Baca Juga: DBHCHT Terbesar untuk Anggaran Kesehatan, Dikes Kota Mataram Terima Rp 38 Miliar

Begitu juga jumlah tamu yang menginap di hotel non bintang pada Oktober menurun.

BPS NTB menyebut ada 78.510 orang yang menginap, terdiri dari 57.581 orang tamu dalam negeri atau 73,34 persen, dan 20.929 orang tamu luar negeri atau 26,66 persen.

“Jika dibandingkan dengan September 2024, jumlah tamu menginap di Hotel Non Bintang pada Oktober, berkurang sebanyak 25.203 orang atau turun sebesar 24,30 persen. tamu dalam negeri berkurang 5.303 orang dan tamu luar negeri berkurang sebanyak 19.900 orang,” tandasnya.

Kepala Dispar NTB Jamaluddin Malady mengungkapkan pemerintah telah berupaya dan gencar melakukan promosi pariwisata, dengan menggelar berbagai event. Meski hasilnya tidak seperti yang diharapkan.

“Wisatawan punya banyak pilihan,” ujarnya.

Ia pun tidak bisa membayangkan situasi di November dan Desember. Terutama yang menjadi perhatiannya adalah jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang, mengingat di akhir tahun ini ada pemangkasan anggaran perjalanan dinas, bagi kementerian/lembaga.

“Agak sulit rasanya,” kata dia. (yun/r11)

Editor : Kimda Farida
#wisatawan #BPS #wisman #ASEAN #regional #NTB #BIZAM