LombokPost-Panitia Seleksi Daerah (Panselda) CPNS Pemprov NTB telah memverifikasi kelengkapan administrasi pelamar PPPK Tahap II.
Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB Yusron Hadi mengatakan, jumlah pelamar PPPK Tahap II mencapai 4.255 orang, melamar untuk formasi tenaga teknis, jabatan fungsional guru, dan tenaga kesehatan.
“Didominasi oleh tenaga teknis,” terangnya pada Lombok Post, Selasa (18/2).
Hasil verifikasi menunjukkan 3.973 pelamar lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti seleksi kompetensi bidang.
Sementara 282 pelamar dinyatakan tidak lolos.
Panselda menemukan beberapa pelamar non-ASN belum bekerja selama dua tahun.
Padahal, syarat PPPK Tahap II mewajibkan honorer aktif bekerja di instansi lingkup Pemprov NTB paling sedikit dua tahun terakhir secara terus-menerus.
“Ada juga ijazah yang tidak sesuai, kemudian surat pernyataan bekerja yang ditulis tidak sesuai dengan fakta,” kata dia.
Pemerintah tetap memberikan kesempatan sanggah bagi pelamar yang tidak lolos seleksi administrasi. Masa sanggah dibuka pada 19-21 Februari 2025.
“Bila merasa telah sesuai ketentuan namun tidak lulus administrasi, silakan menempuh jalur sanggah selama tiga hari tersebut, mereka berhak mengajukan,” jelas mantan kepala Dispar NTB ini.
Pelamar wajib memperhatikan ketentuan sanggah.
Sanggahan dilakukan melalui akun masing-masing di laman SSCASN BKN.
Namun, dokumen yang telah diunggah tidak bisa diperbaharui atau diperbaiki.
Setelahnya, Panselda akan memverifikasi ulang sanggahan pelamar.
Yusron menegaskan pengumuman pasca-sanggah dijadwalkan pada 22-28 Februari mendatang. (yun/r7)
Editor : Kimda Farida