Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BULOG NTB Serap Gabah Petani Lokal di Tengah Panen Raya Serentak di Indonesia

nur cahaya • Senin, 7 April 2025 | 20:49 WIB
Pemprov NTB bersama Perum Bulog, Pemkab Lombok Tengah dan Forkopimda usai zoom meeeting dengan Presiden RI Prabowo Subianto saat panen raya 14 provinsi se-Indonesia di Pujut, Loteng, Senin (7/4).
Pemprov NTB bersama Perum Bulog, Pemkab Lombok Tengah dan Forkopimda usai zoom meeeting dengan Presiden RI Prabowo Subianto saat panen raya 14 provinsi se-Indonesia di Pujut, Loteng, Senin (7/4).

 

 

LombokPost–Perum BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) turut serta aktif dalam kegiatan Panen Raya Padi Serentak yang dilaksanakan di 14 provinsi di seluruh Indonesia pada Senin (7/4).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kementerian Pertanian RI terkait upaya stabilisasi pangan nasional.

Pimpinan Perum BULOG Kanwil NTB Sri Muniati, menyatakan pihaknya bersama kantor cabang di seluruh NTB hadir di tengah-tengah petani untuk melakukan transaksi pembelian gabah kering panen (GKP).

Sebanyak 18 kelompok tani (poktan) di berbagai kabupaten/kota di NTB menjadi sasaran serapan kali ini, dengan estimasi total mencapai 112 ton GKP atau senilai kurang lebih Rp 728 juta.

Adapun rincian serapan GKP di beberapa wilayah NTB adalah sebagai berikut:

Untuk memastikan kelancaran serapan, BULOG NTB menerjunkan 33 personel Tim Jemput Gabah dan menggandeng 14 mitra maklon.

BULOG juga mendorong kelompok tani untuk memanfaatkan sistem pembayaran non-tunai (bankable), namun tetap melayani pembayaran tunai bagi yang belum siap.

Dikatakan realisasi pengadaan gabah dan beras melampaui target awal.

Lebih lanjut, Sri Muniati mengungkapkan realisasi pengadaan gabah di NTB hingga 6 April 2025 telah mencapai 48.896 ton GKP atau 258 persen dari target awal sebesar 18.944 ton.

Hal ini menyebabkan adanya penyesuaian target serapan gabah baru menjadi 56.831 ton GKP.

Namun, untuk serapan beras medium PSO broken 25 persen, realisasinya baru mencapai 8.654 ton dari target yang disesuaikan menjadi 150.264 ton.

BULOG NTB mengimbau mitra pangan untuk tidak hanya fokus pada maklon GKP, tetapi juga segera merealisasikan komitmen pengadaan beras PSO.

”Secara total, realisasi serapan BULOG Kanwil NTB hingga 6 April 2025 mencapai 34.755 ton setara beras atau 28,48 persen dari target berjalan. Kontribusi terbesar serapan berasal dari wilayah operasional Kanwil NTB, Cabang Sumbawa, Cabang Lombok Timur, dan Cabang Bima,” tambahnya.

Sri Muniati mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam keberhasilan serapan ini, termasuk pemerintah pusat dan daerah, TNI AD, Dinas Pertanian, TPID, POLRI, kelompok tani, dan pihak swasta.

Keberhasilan ini dinilai sebagai tonggak penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

BULOG NTB berkomitmen untuk terus menyerap hasil panen petani lokal secara optimal demi memperkuat stok pangan nasional dan mendukung kesejahteraan petani dengan harga yang sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

”Kami juga akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk meminimalisir kendala di lapangan selama masa panen raya bulan April ini,” tuturnya. (nur/r6)

Editor : Prihadi Zoldic
#kanwil #gabah #bulog #Beras #panen #NTB #target #pengadaan #Lombok