LombokPost-Pemerintah pusat memutuskan mempercepat pengangkatan calon aparatur sipil negara (CASN), baik CPNS maupun PPPK. Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB Yusron Hadi menegaskan, seluruh proses pemberkasan dan pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP) CPNS dan PPPK tahap 1 hasil seleksi 2024 telah rampung dan diserahkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Jumlah peserta yang lulus seleksi CPNS sebanyak 111 orang, dan PPPK tahap 1 sebanyak 297 orang di lingkup Pemprov NTB. “Semuanya sudah kita usulkan. Beberapa waktu lalu ada kendala dalam pengusulan NIP PPPK formasi guru, ini juga sudah klir, sudah klir,” tegasnya saat dikonfirmasi Lombok Post, Senin (7/4).
Pemerintah pusat menargetkan pengangkatan CPNS paling lambat Juni, sementara PPPK maksimal Oktober 2025. Karena itu, Yusron berharap BKN segera memproses usulan yang telah disampaikan.
Mengacu pada rencana yang telah dikoordinasikan, pengangkatan CPNS dan PPPK tahap 1 di lingkup Pemprov NTB diharapkan dapat dilakukan serentak. “Harapan kami, penyerahan SK pengangkatan teman-teman, baik CPNS maupun PPPK tahap 1, bisa sama-sama dilakukan pada Juni mendatang,” ujarnya.
Dengan begitu, Terhitung Mulai Tanggal (TMT)—sebagai acuan awal masa kerja PNS dan PPPK—dapat ditetapkan serentak per 1 Juli. “Tentu kembali lagi, tergantung BKN mengeluarkan SK-nya. Kita tunggu saja. Harapan kita, SK keluar sebelum TMT, sehingga CPNS dan PPPK yang terpilih bisa mulai bekerja 1 Juli dengan status kepegawaian baru,” jelas mantan Kepala Dinas Pariwisata NTB itu.
Sementara itu, setelah pengusulan NIP CPNS dan PPPK tahap 2 rampung, BKD NTB kini bersiap melaksanakan tes seleksi PPPK tahap 2. Yusron menyebutkan, lebih dari 3.900 peserta akan memperebutkan formasi yang tersedia.
“Kita sekarang menantikan kepastian jadwal tes PPPK tahap 2, kemungkinan pertengahan bulan ini. Mereka yang sudah lulus administrasi menunggu pelaksanaan tes,” jelasnya.
Ia pun mengingatkan semua peserta agar mempersiapkan diri dengan baik menjelang ujian. “Kita sarankan agar bersiap-siap. Jangan sampai tidak hadir, jaga kesehatan, dan pastikan semua kelengkapan mengikuti tes sudah disiapkan. Pokoknya ikuti seluruh tahapan sampai selesai, itu kuncinya,” tandas Yusron. (yun/r7)
Editor : Redaksi Lombok Post