Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kolaborasi dengan Komisi IX DPR RI, BGN Sosialisasikan Program MBG di Kecamatan Aikmel dan Suela Lombok Timur

Marthadi • Selasa, 13 Mei 2025 | 14:52 WIB

Sosialisasi program MBG untuk masyarakat Kecamatan Aikmel dan Suela, Lombok Timur.
Sosialisasi program MBG untuk masyarakat Kecamatan Aikmel dan Suela, Lombok Timur.
LombokPost – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan ke seluruh penjuru Tanah Air. Kali ini, Badan Gizi Nasional (BGN) bersama anggota Komisi IX DPR RI HM Muazzim Akbar menyasar masyarakat di Kecamatan Aikmel dan Kecamatan Suela, Lombok Timur.

Sosialisasi menghadirkan narasumber utama dari BGN RI, yaitu Sekretaris Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN RI Kombes Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan. Dalam paparannya, Lalu Iwan menekankan bahwa program MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi sebuah langkah strategis untuk membangun generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“MBG ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan anak-anak kita tumbuh dengan gizi yang cukup dan seimbang. Bukan hanya kenyang, tapi juga sehat dan kuat,” ujar Lalu Iwan.

Sementara itu, HM Muazzim Akbar menegaskan dukungan legislatif sangat penting, dalam mendorong anggaran dan keberlanjutan program ini. Ia pun mengajak masyarakat untuk ikut aktif mendukung dan mengawal pelaksanaan MBG di lapangan.

“Kita tidak ingin program bagus ini hanya menjadi slogan. Maka dari itu, kita perlu kerjasama semua pihak, dari pusat hingga desa,” kata Muazzim.

Warga yang hadir, termasuk para guru, orang tua, dan tokoh masyarakat di Aikmel dan Suela, menyambut program ini dengan gembira. Mereka berharap MBG bisa segera diimplementasikan secara menyeluruh, terutama di sekolah-sekolah dasar dan menengah yang ada di wilayah mereka.

“Saya sangat bersyukur ada program seperti ini. Anak-anak kami di desa memang butuh perhatian khusus soal gizi. Kalau bisa, program ini jangan hanya sementara, tapi terus berkelanjutan,” kata salah seorang ibu rumah tangga asal Aikmel Utara.

Hal senada juga disampaikan oleh seorang guru SD di Kecamatan Suela. “Kami para guru sangat terbantu dengan program ini. Anak-anak yang tadinya sering lemas di kelas karena belum sarapan, sekarang bisa lebih semangat belajar,” tuturnya.

Dengan sosialisasi yang dilakukan secara langsung dan menyentuh akar rumput, BGN bersama Komisi IX DPR RI berharap Program Makan Bergizi Gratis benar-benar menjadi solusi konkret, dalam menekan angka stunting, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memperkuat ketahanan nasional dari sisi sumber daya manusia. (*)

Editor : Marthadi
#makan #bergizi #BGN #dpr ri #program