Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Catat! Ini Alternatif Jalur yang Dilalui Jalan Port to Port Lembar-Kayangan

Umar Wirahadi • Sabtu, 17 Mei 2025 | 12:24 WIB
MUDAHKAN MOBILITAS: Jalan bypass Mandalika memudahkan mobilitas masyarakat menuju kawasan KEK Mandalika. Kawasan ini akan disambungkan menuju Lembar-Kayangan.
MUDAHKAN MOBILITAS: Jalan bypass Mandalika memudahkan mobilitas masyarakat menuju kawasan KEK Mandalika. Kawasan ini akan disambungkan menuju Lembar-Kayangan.

LombokPost--Pemprov NTB makin serius menyiapkan rencana pembangunan jalan port to port yang  pembangunan jalan port to port yang menghubungkan Pelabuhan Lembar di Kabupaten Lombok Barat dengan Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur. 

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB sudah memetakan tiga jalur alternatif. Jalur yang diperkirakan mencapai 80 kilometer itu termuat dalam feasibility study (FS) atau studi kelayakan yang sedang disusun. 

Jalur yang diperkirakan mencapai 80 kilometer itu termuat dalam feasibility study (FS) atau studi kelayakan yang sedang disusun. 

Jalur pertama sesuai rencana umum jaringan jalan (Renjun) jalan nasional milik Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Yaitu jalur lama Mataram-Kayangan.

"Kalau ini yang disetujui tentu nanti ada pelebaran-pelebaran jalan," kata Kepala Dinas PUTR NTB Sadimin, Jumat (16/5). 

Yakni jalur lama Mataram-Kayangan. Kalau ini yang disetujui tentu nanti ada pelebaran-pelebaran jalan, kata Kepala Dinas PUTR NTB Sadimin, Jumat (16/5). 

Baca Juga: Alhamdulillah Seluruh JCH Embarkasi Lombok Telah Diterbangkan ke Tanah Suci

Sebab kondisi jalan lama saat ini sangat padat. Kondisi ini menyulitkan penggunaan jalan. Karena di beberapa titik sering terjadi macet. Seperti jalur Narmada-Mantang, Mantang-Masbagik, serta Masbagik-Aikmel.

Maka jalan baru nanti dirancang untuk mengurangi kemacetan yang kian parah seperti di jalur lama saat. 

Adapun dua alternatif lain melewati jalur tengah di wilayah Mandalika, Lombok Tengah.

Serta jalur selatan yang juga melalui kawasan Mandalika.

Jalur itu sebagian akan melalui by pass Mandalika dan sebagian lagi adalah jalan baru yang saat ini masih berupa sawah-sawah. 

Adapun spesifikasi jalur terdiri dari dua lajur dengan lebar 60 meter sesuai standar jalan tol. Panjang infrastruktur ini sekitar 80 kilometer.

"Tinggal mana nanti jalur yang paling efektif. Nanti akan dikaji lebih dalam dengan melihat kelayakan maupun kondisi sosial masyarakat sekitar yang dilalui jalan ini," papar Sadimin. 

Ketiga alternatif itu sama-sama membutuhkan pembebasan lahan.

Sadimin menyampaikan anggaran pembebasan lahan warga akan dialokasikan dari APBD.

Ada sharing anggaran dari APBD provinsi dan APBD kabupaten yang dilintasi. Seperti Kabupaten Lobar, Loteng dan Lombok Timur. 

Sedangkan pekerjaan konstruksi jalan diusulkan menggunakan dana APBN.

"Karena ini statusnya jalan nasional kami akan minta bantuan pusat," jelas Sadimin. 

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri optimistis jalan port to port Lembar-Kayangan bisa segera terealisasi.

Sebab infrastruktur itu sangat dibutuhkan untuk kelancaran mobilitas orang dan angkutan logistik barang dari Lembar-Kayangan.

Saat ini, jarak tempuh menuju dua objek vital NTB itu mencapai 3,5 sampai 4 jam.

Tapi melalui jalan port to port Kayangan-Lembar hanya membutuhkan waktu 1 jam.

"Ini akan menjadi jalur strategis yang menghubungkan dua pelabuhan utama di NTB," papar Umi Dinda, sapaan karibnya. 

Di sini lain, konektivitas ini akan menumbuhkan kawasan ekonomi baru di jalur yang dilalui.

"Kalau ada akses jalan kan pasti di situ ada pertumbuhan ekonomi. Jadi jalan baru ini juga jadi penggerak ekonomi masyarakat," jelas Dinda. (mar) 

Editor : Kimda Farida
#PUPR NTB #Jalur Lembar Kayangan