Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sosok Lalu Anis Mujahid, Calon Komisaris Bank NTB yang Kaya Pengalaman dan Punya Jam Terbang Tinggi

M Islamuddin • Jumat, 23 Mei 2025 | 17:20 WIB

Calon Komisioner Bank NTB Syariah Lalu Anis Mujahid Akbar. (Istimewa)
Calon Komisioner Bank NTB Syariah Lalu Anis Mujahid Akbar. (Istimewa)

LombokPost - Lalu Anis Mujahid Akbar lolos 10 besar seleksi calon Komisaris Bank NTB Syariah. Namun masuknya mantan tim sukses (Timses) Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Wagub Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda) sempat menuai sorotan.

Bagi anggota Tim Transisi Pemprov NTB Febrian Putra, keputusan tersebut sebagai langkah baik sekaligus pembelajaran politik terkait rekruitmen di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Soal masuknya Lalu Anis Mujahid Akbar sebagai calon komisaris Bank NTB Syariah, menurut saya menjadi hal yang baik sekaligus pembelajaran politik. Kalau mau masuk BUMD ya ada pengalaman, punya jam terbang," katanya, Jumat 23/5).

Baca Juga: Lulus 10 Besar Calon Komisaris Independen Bank NTB Syariah, Berikut Nama-namanya

Febrian juga menekankan bahwa larangan bagi mantan tim sukses untuk menduduki posisi di BUMD seharusnya tidak berlaku jika yang bersangkutan memiliki rekam jejak profesional.

"Penilaian terhadap Pak Anis dilakukan oleh lembaga profesional seperti LPPI dan bukan semata-mata penunjukan oleh kepala daerah," jelasnya.

Menurutnya, Anis kaya pengalaman dan pernah menjadi Komisaris Utama PT BPRS PNM Patuh Beramal Amalim. Anis juga menjabat sebagai Senior Manager Tanggung Jawab Sosial di PT Amman Mineral Nusa Tenggara.

Baca Juga: Temui Khofifah, Iqbal Bahas Penguatan Kerjasama Bank NTB Syariah dengan Bank Jatim

"Dalam rapat-rapat tim transisi, beliau juga sangat detil dalam isu perbankan dan keuangan,” tambahnya.

Secara pribadi, dia mengenal Anis sebagai figur yang lurus dan konsisten. Febrian mengungkapkan bahwa Anis kerap menunjukkan pandangan strategis atau helicopter view terkait isu-isu krusial di Bank NTB Syariah, mulai dari pembinaan UMKM, kredit macet, hingga penguatan modal usaha.

"Melarang seseorang yang berkompeten hanya karena pernah menjadi tim sukses merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia," tandasnya. (***)

Editor : Jelo Sangaji
#Lalu Anis Mujahid Akbar #Bank NTB #Bank NTB Syariah #NTB