Kericuhan Warnai Demo Provinsi Pulau Sumbawa: Warganet Bingung, "Demo Apa Ini?"
LombokPost – Suasana memanas mewarnai demo Provinsi Pulau Sumbawa yang digelar Senin siang (26/5) di sekitar Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat. Aksi demonstrasi yang diikuti oleh ratusan warga ini merupakan bagian dari serangkaian aksi demonstrasi pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa yang sudah beberapa kali digelar sebelumnya.
Namun, meski demo Provinsi Pulau Sumbawa kembali mencuat dan diwarnai kericuhan, justru muncul fenomena menarik di media sosial: banyak warganet bingung demo apa yang sedang berlangsung. Padahal, aksi tersebut berlangsung di titik vital dengan partisipasi besar.
Kericuhan Demo Pulau Sumbawa Pecah di Tengah Terik Matahari
Aksi demo Provinsi Pulau Sumbawa sempat diwarnai saling dorong dan tendang antara massa dan petugas kepolisian yang berjaga. Bahkan, beberapa peserta aksi terlibat dalam lempar-lemparan benda ke arah aparat.
Suasana panas semakin menjadi karena aksi berlangsung di bawah terik matahari di kawasan Pelabuhan Poto Tano. Dalam video yang diunggah akun "T***k Terang", tampak jelas kericuhan demo Pulau Sumbawa terjadi di tengah kerumunan.
Baca Juga: Ali BD Sarankan Provinsi Pulau Sumbawa Menjadi Provinsi Kepulauan Sumbawa, Begini Penjelasannya
Pihak kepolisian beberapa kali memperingatkan massa menggunakan pengeras suara agar tidak terprovokasi. Namun, dinamika aksi terus berlangsung hingga beberapa orang yang dianggap provokator terpaksa diamankan.
Demo Provinsi Pulau Sumbawa Ramai, Tapi Banyak Warganet Bingung Demo Apa
Meski aksi demonstrasi pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa ini sudah berlangsung beberapa kali, respons publik justru menunjukkan bahwa pesan dan substansi aksi belum tersampaikan luas. Unggahan video kericuhan demo Pulau Sumbawa di media sosial langsung dibanjiri komentar seperti:
“Demo apa say?” – Nur***ni
“Demo di mana ini kak?” – Inces He***a
“Demo panas²” – U***
“Part ke-3 ke bos” – Terang Netizen yang tahu peristiwa tersebut.
Fenomena warganet bingung demo apa menunjukkan bahwa meskipun demo Provinsi Pulau Sumbawa berlangsung masif, namun tuntutan Provinsi Pulau Sumbawa belum dikomunikasikan secara gamblang kepada publik.
Aksi di Pelabuhan Poto Tano: Titik Simbolik dan Strategis
Pemilihan lokasi aksi demonstrasi pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa di Pelabuhan Poto Tano bukan tanpa alasan. Pelabuhan ini adalah pintu gerbang utama penghubung Pulau Sumbawa dengan Pulau Lombok, sehingga setiap demo Provinsi Pulau Sumbawa di tempat ini membawa pesan strategis: desakan pemekaran wilayah harus didengar pemerintah pusat.
Namun, kericuhan demo Pulau Sumbawa yang terjadi justru bisa mengaburkan tujuan tersebut, apalagi jika tidak disertai komunikasi yang tepat kepada masyarakat.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin