LombokPost - Angka perceraian di Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2024 tercatat sebanyak 6.674 kasus.
Kasus perceraian di NTB paling banyak dilakukan oleh pihak istri.
Sebanyak 5.408 kasus perceraian di NTB adalah perceraian gugat dimana istri yang mengajukan gugatan cerai.
Sementara 1.266 kasus perceraian terjadi karena cerai talak yang dilayangkan pihak suami.
Dikutip dari ntb.bps.go.id, angka perceraian di NTB paling banyak terjadi di Kabupaten Lombok Barat.
Kasus perceraian di Kabupaten Lombok Barat tahun 2024 tercatat sebanyak 1.278 perceraian.
Ternyata ada 2 Kabupaten di NTB yang tidak memiliki kasus perceraian di tahun 2024.
Kedua Kabupaten di NTB yang tidak terjadi perceraian tersebut adalah Kabupaten Bima dan Kabupaten Lombok Utara.
Di Indonesia sendiri, angka perceraian di tahun 2024 tercatat sebanyak 446.359 kasus.
Lebih dari 73 persen perceraian terjadi dikarenakan gugatan cerai yang dilayangkan oleh pihak istri.
Dari angka perceraian tersebut ternyata 3 Provinsi memiliki angka perceraian sangat tinggi.
Berikut 3 Provinsi dengan angka perceraian tertinggi di Indonesia.
3. Jawa Tengah
Jawa Tengah menjadi Provinsi ketiga dengan angka perceraian tertinggi di Indonesia tahun 2024.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) angka perceraian di Jawa Tengah mencapai 64.569 kasus.
Sebanyak 50.783 kasus perceraian di Jawa Tengah merupakan gugat cerai dan sisanya adalah cerai talak.
2. Jawa Timur
Provinsi kedua dengan angka perceraian tertinggi di Indonesia adalah Jawa Timur.
Kasus perceraian di Jawa Timur tahun 2024 tercatat sebanyak 77.658 kasus.
Angka perceraian paling banyak di Jawa Timur dilakukan oleh pihak istri dengan 58.679 kasus gugatan cerai.
1. Jawa Barat
Di posisi puncak Provinsi dengan angka perceraian tertinggi di Indonesia berada di Jawa Barat.
Provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak ini rupanya memiliki angka perceraian yang cukup tinggi.
Di tahun 2024, kasus perceraian di Jawa Barat tercatat terjadi sebanyak 88.842 kasus.
Sama dengan data perceraian di Provinsi lainnya, kasus perceraian di Jawa Barat terbanyak dilakukan oleh pihak istri.
Setidaknya ada 68.968 kasus gugat cerai yang terdiri di Jawa Barat sepanjang 2024.
Itulah 3 Provinsi di Indonesia dengan angka perceraian tertinggi di tahun 2024 dimana NTB tidak masuk kedalamnya .***
Editor : Kimda Farida