Jalan tol raksasa ini dibangun untuk menghubung dua pelabuhan di Pulau Lombok melalui jalur selatan.
Kerennya lagi, jalan tol raksasa ini menelan anggaran hingg 1,9 Triliun Rupiah.
Pembangunan jalan tol raksasa yang akan membentang sepanjang 80 km di NTB akan menggunakan dua skema pembiayaan, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembebasan lahan, kemudian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan fisik jalan.
Dengan adanya pembangunan jalan tol ini, dua pelabuhan akan dihubungkan, yakni Pelabuhan Lembar Lombok Barat dan Pelabuhan Kayangan Lombok Timur.
Adapun nama tol yang akan dibangun di NTB yakni Jalan Tol Lembar-Kayangan.
Pembangunan tol ini diharapkan bisa mempermudah akses ke tempat wisata agar lebih efisien. Dan jalan Tol Lembar–Kayangan akan menjadi yang pertama di NTB.
Jalan tol yang rencananya memiliki panjang 80 kilometer ini akan menghubungkan dua pelabuhan, yakni Pelabuhan Lembar di Kabupaten Lombok Barat dengan Pelabuhan Kayangan di Kabupaten Lombok Timur.
Saat ini proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan, namun sudah dapat diperoleh kepastian jika jalan tol ini memiliki nilai investasi yang cukup besar yakni sekitar Rp1,9 triliun.
Dengan dibangunnya jalan tol raksasa ini, maka kemacetan arus lalu lintas di jalur utara dari Kota Mataram menuju Lombok Timur yang kerap menimbulkan lakalantas, bisa dialihkan ke jalan tol raksasa yang akan dibangun ini.
Selain itu, kendaraan pengangkut barang dari Pelabuhan Lembar tujuan Lombok Timur atau Pulau Sumbawa tak lagi harus melewati Kota Mataram atau Lombok Barat bagian utara.
Sehingga dari segi kecepatan dan ketepatan tiba dilokasi tujuan lebih efisien.
Editor : Siti Aeny Maryam