Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Top 7 Langkah Ciptakan Pariwisata NTB yang Mendunia

Prihadi Zoldic • Rabu, 4 Juni 2025 | 06:03 WIB
Astindo siapkan paket wisata menarik untuk wisatawan rute penerbangan Lombok-Labuan Bajo.
Astindo siapkan paket wisata menarik untuk wisatawan rute penerbangan Lombok-Labuan Bajo.

 

LombokPost- Pemerhati pariwisata Taufan Rahmadi mengatakan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah berbenah menuju lompatan besar dalam pengembangan sektor pariwisatanya. Dari sekadar menjadi destinasi favorit domestik, NTB kini memancang ambisi menjadi tujuan wisata kelas dunia melalui konsep “Koridor Wisata Makmur Mendunia”.

 

Dikatakan Taufan Rahmadi yang merupakan Dewan Pakar GSN Bidang Pariwisata gagasan ini tidak hanya menjadi slogan. Tetapi refleksi dari tekad untuk menghadirkan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan inklusif, dengan daya ungkit ekonomi yang tinggi bagi masyarakat lokal.

1. Membangun Ekosistem dan Integrasi Pariwisata NTB. 

Transformasi pariwisata NTB kata Taufan Rahmadi menuntut pembangunan ekosistem yang kokoh dan terintegrasi. Ekosistem ini bukan hanya sekadar kumpulan destinasi, tetapi mencakup peran aktif lembaga pendidikan, pelaku usaha, pemerintah daerah, komunitas, hingga investor. Kunci keberhasilannya terletak pada integrasi dan kolaborasi lintas sektor yang saling menguatkan. "NTB harus menjadi contoh bagaimana semua elemen bergerak bersama bukan sendiri-sendiri," tegasnya. 

 

Dalam hal ini, institusi pendidikan di NTB memiliki peran strategis dalam menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan tersertifikasi internasional. SDM unggul adalah pilar utama dari pariwisata berkualitas. Kolaborasi dengan lembaga pelatihan internasional dan penguatan program vokasi berbasis kebutuhan industri global menjadi mutlak. Kita tidak sedang bicara tentang pariwisata yang ramah kantong semata, tetapi pariwisata yang memenuhi ekspektasi dan standar global.

 

2. Standar Internasional, Inovasi, dan Infrastruktur. 

Dalam membangun infrastruktur pariwisata, tidak ada lagi ruang bagi pendekatan asal jadi. NTB harus menanamkan standar internasional sejak tahap perencanaan. Artinya, infrastruktur destinasi, konektivitas, fasilitas publik, hingga digitalisasi layanan wisata menurut Taufan Rahma di mesti mengacu pada best practices dunia. Hal ini penting untuk menjamin kenyamanan, keamanan, serta kepuasan wisatawan, sekaligus menjaga daya saing NTB di tengah ketatnya persaingan antar destinasi global.

Lebih dari itu dikatakan, dibutuhkan kreativitas dan adaptasi fiskal. Ketergantungan terhadap dana APBD dan APBN perlu segera diimbangi dengan skema pembiayaan kreatif. Seperti kemitraan publik-swasta (PPP), investasi langsung, hingga pengembangan kawasan pariwisata khusus yang mampu menarik modal domestik dan internasional.

 

3. 10 Destinasi Terintegrasi dan Penguatan Lokalitas. 

NTB telah mengidentifikasi 10 destinasi pariwisata prioritas yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota, masing-masing dengan keunikan lokalnya. Dari wisata alam, bahari, budaya, hingga religi semuanya menjadi potensi unggulan bila dikelola secara profesional dan berbasis keberlanjutan.

 

Pengembangan ekowisata dan agrowisata yang berbasis pada potensi lokal menjadi cara cerdas untuk menghadirkan pengalaman wisata yang autentik sekaligus memperkuat ekonomi desa. Branding yang tepat, serta storytelling yang kuat menjadi alat penting untuk memasarkan destinasi ini kepada pasar mancanegara yang mencari lebih dari sekadar keindahan visual mereka mencari makna dan pengalaman.

4. Data Akurat dan Target Realistis. 

"Dalam mengelola sektor pariwisata, kita tidak boleh bekerja dalam kabut. Data yang akurat menjadi fondasi utama untuk menetapkan strategi promosi, perbaikan layanan, hingga penyusunan target kunjungan wisatawan. Perlu ada pembenahan dalam sistem pencatatan kunjungan wisatawan, terutama mereka yang masuk melalui jalur-jalur non-bandara seperti pelabuhan laut atau darat antarprovinsi," tegas Taufan Rahmadi.

 

Target kunjungan wisatawan khususnya wisatawan mancanegara harus realistis dan berbasis pada riset pasar, tren global, serta kesiapan infrastruktur. Terlalu optimistis tanpa kesiapan hanya akan menciptakan kesenjangan ekspektasi dan kekecewaan pasar.

Astindo siapkan paket wisata menarik untuk wisatawan rute penerbangan Lombok-Labuan Bajo
Astindo siapkan paket wisata menarik untuk wisatawan rute penerbangan Lombok-Labuan Bajo

5. Dampak Ekonomi dan Kolaborasi Komoditas. 

Pariwisata NTB telah terbukti memberikan dampak ekonomi nyata. Mulai dari peningkatan lapangan kerja hingga pertumbuhan sektor-sektor pendukung seperti transportasi, kuliner, dan kerajinan. Event internasional seperti MotoGP di Mandalika menjadi katalis percepatan perputaran uang dan investasi. Namun tantangannya kini adalah bagaimana memastikan dampak ini merata ke berbagai wilayah dan bukan hanya terpusat di satu kawasan.

Lebih dari itu, pariwisata NTB juga menjadi instrumen penting dalam upaya penurunan angka kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan melalui 12 komoditas unggulan daerah. Di sinilah pentingnya integrasi sektor pertanian, perikanan, dan industri kreatif dalam satu simpul besar pembangunan pariwisata.

 

6. Koridor Wisata Makmur Mendunia: Sebuah Gagasan Strategis. 

Konsep “Koridor Wisata Makmur Mendunia” adalah titik temu dari semua gagasan ini. NTB akan membangun koridor Wisata Utama yang menjadi poros pengembangan wilayah dan persebaran manfaat ekonomi. Koridor ini tidak hanya memfasilitasi arus wisatawan, tetapi juga arus modal, kreativitas, dan inovasi.

 

"Dengan infrastruktur yang terhubung, promosi yang terintegrasi, serta tata kelola yang berbasis data dan transparansi, NTB akan menjadi contoh sukses bagaimana sebuah daerah membangun pariwisata bukan sekadar untuk mendatangkan turis, tetapi untuk mensejahterakan rakyatnya," imbuh Taufan Rahmadi. 

NIKMATI LIBURAN: Salah satu penginapan di Lombok yang menawarkan pengalaman liburan tak biasa, bule saja tertarik.
NIKMATI LIBURAN: Salah satu penginapan di Lombok yang menawarkan pengalaman liburan tak biasa, bule saja tertarik.

7. Catatan Pamungkas. 

Pariwisata NTB sedang menuju titik kulminasi sejarah barunya. Kini saatnya merumuskan pembangunan pariwisata bukan hanya sebagai sektor, tetapi sebagai gerakan kolektif lintas bidang yang mampu menciptakan masa depan yang lebih makmur. Jika dikelola dengan standar internasional, dikuatkan oleh SDM unggul, dan dijalankan dengan semangat kolaborasi, bukan mustahil NTB akan menjadi salah satu poros pariwisata unggulan Indonesia di mata dunia.

Editor : Prihadi Zoldic
#Taufan Rahmadi #NTB #Pariwisata