Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Taman Laut Pandanan Jadi Surga Baru NTB, Komitmen Jaga Ekosistem Laut Dipuji Dunia

Alfian Yusni • Senin, 9 Juni 2025 | 18:43 WIB
Gubernur NTB Dr Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa pembangunan kawasan ini mengusung prinsip 3E: Environment, Economy, dan Equity. (Foto: Pemprov NTB)
Gubernur NTB Dr Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa pembangunan kawasan ini mengusung prinsip 3E: Environment, Economy, dan Equity. (Foto: Pemprov NTB)

LombokPost - Pemerintah Provinsi NTB resmi mengusung Taman Laut Pandanan di Lombok Utara sebagai ikon baru kawasan konservasi laut.

Lewat peringatan Hari Laut Dunia dan Hari Segitiga Karang yang dipusatkan di lokasi itu, NTB ingin menegaskan komitmen kuatnya menjaga ekosistem laut NTB yang berkelanjutan.

Konsep pengelolaan Taman Laut Pandanan ini bukan sembarang konsep.

Gubernur NTB Dr Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa pembangunan kawasan ini mengusung prinsip 3E: Environment, Economy, dan Equity.

Artinya, tak sekadar soal pantai dan laut, tapi juga mencakup pesisir, udara, dan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

“Ekosistem laut bukan cuma soal air dan pantai. Tapi juga manusianya, udaranya, bahkan seluruh kehidupan yang ada di dalam dan sekitarnya,” tegas Gubernur NTB

Dalam sambutannya, Gubernur NTB mengungkapkan bahwa Taman Laut Pandanan adalah kawasan yang sangat spesial.

Wilayah ini merupakan jalur migrasi elang alap Siberia, memiliki situs vulkanik gunung purba, dan disebut-sebut sebagai salah satu spot bird watching terbaik di Asia Tenggara.

Inilah potensi besar NTB dalam memadukan konservasi laut dengan wisata ramah lingkungan.

Peringatan Hari Laut Dunia tahun ini disebut Gubernur NTB, sebagai momen penting untuk memperkuat kerja kolaboratif menjaga ekosistem laut NTB.

 

Ia pun menyambut antusias dukungan para mahasiswa dan kampus yang terlibat aktif dalam edukasi dan aksi nyata di kawasan konservasi tersebut.

“Kalau yang muda sudah peduli, artinya masa depan kita di laut akan cerah. Ini kerja kolaboratif, bukan kerja satu-dua pihak saja,” kata Gubernur NTB.

Ia mengingatkan, laut adalah milik bersama. Apa yang dilakukan di satu titik laut, akan berdampak bagi dunia.

Maka, menjaga ekosistem laut NTB, khususnya di Taman Laut Pandanan, adalah kontribusi NTB untuk dunia yang lebih baik.

Dengan dukungan komunitas lokal, akademisi, dan wisatawan peduli lingkungan, Taman Laut Pandanan di Lombok Utara kini benar-benar menjelma menjadi simbol komitmen NTB jaga ekosistem laut. (***)

 

Editor : Alfian Yusni
#Gubernur NTB #Hari Segitiga Karang #Hari Laut Dunia #NTB #Taman Laut Pandanan #ekosistem laut #Lombok Utara