Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tegas, Pemprov NTB Siap Tertibkan Tarian Erotis Pada Musik Tradisional Kecimol Hingga Siapkan Sanksi Tegas: Tidak Boleh Eksploitatif Perempuan

Fratama P. • Selasa, 17 Juni 2025 | 08:37 WIB
Pemprov NTB soroti musik tradisional kecimol
Pemprov NTB soroti musik tradisional kecimol

LombokPost - Pemprov NTB menunjukkan perhatiannya pada musik tradisional Kecimol Lombok.

Beberapa waktu ini, musik tradisional kecimol juga menarik perhatian banyak pihak termasuk Pemprov NTB karena dinilai berlebihan.

Pemprov NTB juga seringkali diminta untuk memberikan aturan untuk beberapa musik tradisional kecimol yang dinilai melanggar.

Apalagi saat ini muncul banyak musik tradisional kecimol yang dinilai menampilkan adegan erotis.

Fenomena tarian erotis dari musik tradisional Kecimol tentunya sangat mengganggu hingga membuat Pemprov NTB harus turun tangan.

Para personil di beberapa musik tradisional Kecimol dan Ale Ale juga dengan bebas menampilkan tarian erotis secara langsung maupun melalui media sosial.

Selain pihak Pemprov NTB, tentunya fenomena tarian erotis dari beberapa musik tradisional kecimol menjadi polemik di masyarakat.

Banyak masyarakat juga menilai tarian yang dipertontonkan beberapa musik tradisional kecimol tidak sesuai dengan nilai budaya.

Bahkan tarian erotis yang ditunjukkan musik tradisional kecimol bisa saja merusak citra dan warisan budaya Lombok.

Tentunya dengan berbagai persoalan dan aduan masyarakat, Pemprov NTB memberikan perhatian khususnya.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal juga sepakat untuk melakukan penertiban tarian erotis pada musik tradisional Kecimol.

Miq Iqbal juga mengatakan akan segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi fenomena yang terjadi.

“Sudah menjadi pembahasan kita, InsyaAllah kita akan melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai masalah ini,” kata Iqbal.

Gubernur NTB menegaskan jika budaya Lombok harusnya terus dilestarikan dengan memperhatikan adat dan norma.

Tarian erotis yang dilakukan musik tradisional kecimol dinilai sebagian mengarah pada eksploitasi perempuan.

Nilai budaya yang sebelumnya memberikan edukasi justru disalahgunakan dan mengeksploitasi perempuan.

“Kita berharap budaya tetap harus dilestarikan, tapi budaya tidak boleh eksploitatif terhadap perempuan” ujarnya.

Selain itu, menurut Iqbal, budaya seharusnya bersifat edukatif dan mendidik masyarakat untuk menaati nilai dan norma.

“Ini perlu kita bina agar tidak terus-menerus terjadi. Kita tidak ingin dikenal dengan hal-hal seperti itu,” imbuhnya.

Pemprov NTB berencana melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh budaya, seniman, serta aparat penegak hukum untuk memastikan pelestarian budaya di NTB.

Masyarakat juga meminta agar Pemprov NTB menyiapkan sanksi tegas bagi personil musik tradisional kecimol yang melanggar aturan tersebut.

Pemprov NTB berharap rencananya bisa mengembalikan budaya musik tradisional Kecimol sesuai dengan nilai moral dan etika.***

Editor : Fratama P.
#musik tradisional #kecimol #Pemprov NTB