Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Keren, 2026 Kabupaten Bima Segera Miliki Jembatan Raksasa Senilai Rp 1 Triliun

Rosmayanthi • Selasa, 24 Juni 2025 | 19:13 WIB

Keinginan masyarakat Kabupaten Bima bisa memiliki jebatan raksasa senilai Rp 1 Triliun akan segera terwujud.
Keinginan masyarakat Kabupaten Bima bisa memiliki jebatan raksasa senilai Rp 1 Triliun akan segera terwujud.
LombokPost - Keinginan masyarakat Kabupaten Bima bisa memiliki jebatan raksasa senilai Rp 1 Triliun akan segera terwujud.

Pasalnya, pembabangunan Jembatan Lewa Mori yang menghubungi Desa Panda Kecamatan Palibelo ke Desa Sondosia Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima bakal terwujud sudah dijadwalkan oleh pemerintah pusat.

Informasi ini disampaikan oleh Anggota Komisi V DPR RI dari Dapil NTB I Mori Hanafi di Mataram Selasa (24/6).

Mori Hanafi memastikan pembangunan Jembatan Lewa Mori akan mulai pada pertengahan Tahun 2026 ini.

Mori Hanafi mengungkapkan, proses penyusunan dokumen teknis atau Detail Engineering Design (DED) Jembatan Lewa Mori tengah berlangsung dan ditargetkan tuntas pada Oktober 2025. 

“Saat ini DED-nya sedang direview. Kalau lancar, pembangunan Jembatan Lewa Mori bisa dimulai tahun depan,” ungkap Mori Hanafi kepada wartawan di Mataram.

Mori Hanafi mengakui jika tadinya proyek Jembatan Lewa Mori ini direncanakan baru akan dibangun pada 2028. 

Namun, Mori Hanafi mengaku telah melakukan berbagai pendekatan dan koordinasi dengan pihak terkait agar prosesnya bisa dipercepat.

“Saya perjuangkan agar tidak molor. Lewat komunikasi lintas kementerian, alhamdulillah bisa dimajukan ke 2026,” ungkap Mori Hanafi.

Alasan Mori Hanafi melobi supaya pembanguna Jembatan Lewa Mori dipercepat pembangunannya adalah karena pembangunan Jembatan Lewa Mori memiliki nilai strategis dan anggaran besar.

 “Nilainya sekitar Rp1 triliun. Ini bukan proyek kecil, jadi perjuangannya juga besar,” tegas Mori Hanafi.

Rencananya, anggaran Rp 1 Triliun untuk pembangunan Jembatan Lewa Mori akan dibagi dalam beberapa tahap pengerjaan. 

Pertama, dilakukan penimbunan sepanjang 4 kilometer dari dua sisi. Kemudian sisanya akan dilanjutkan dengan pengerjaan jembatan sepanjang 1,6 kilometer. 

Dan masalah dana ini telah disetujui pemerintah pusat, sehingga jembatan yang menghubungkan Desa Panda Kecamatan Palibelo dengan Desa Daru Kecamatan Bolo final akan dimulai kontruksinya pada 2026 dengan anggaran lebih kurang sebesar Rp 1 Triliun.

Tak hanya Jembatan Lewa Mori, Mori Hanafi juga sedang mendorong penyelesaian proyek Samota yang semula diusulkan senilai Rp600 miliar. Namun, setelah melalui evaluasi teknis, kebutuhannya diperkirakan turun menjadi sekitar Rp400 miliar.

Dan untuk pembangunan di wilayah Pulau Lombok, Mori Hanafi menegaskan tidak mencampuri karena sudah ada anggota DPR RI lain yang membidangi wilayah tersebut, sesuai Dapil. 

Anggota Komisi V DPR RI dari Dapil NTB I Mori Hanafi memastikan pembangunan Jembatan Lewa Mori akan mulai pada pertengahan Tahun 2026 ini.
Anggota Komisi V DPR RI dari Dapil NTB I Mori Hanafi memastikan pembangunan Jembatan Lewa Mori akan mulai pada pertengahan Tahun 2026 ini.

“Saya fokus di dapil saya sendiri. Tapi tetap koordinasi berjalan agar semua wilayah terlayani,” ucapnya.

Mori Hanafi berharap masyarakat memahami proses panjang dan dinamis dalam mewujudkan proyek-proyek besar seperti Jembatan Lewa Mori ini.

Editor : Siti Aeny Maryam
#2026 #Lewa Mori #Pembangunan #Mori Hanafi #jembatan