Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pulau Lombok dan Sumbawa Berpotensi Alami Banjir Rob, Masyarakat NTB Dihimbau untuk...

Qiara Marwah • Sabtu, 5 Juli 2025 | 23:07 WIB

Masyarakat NTB khususnya di Pulau Lombok dan Sumbawa bersiap hadapi banjir rob
Masyarakat NTB khususnya di Pulau Lombok dan Sumbawa bersiap hadapi banjir rob

LombokPost - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan himbauan kepada masyarakat NTB khususnya yang berada di pesisir pantai.

Hal ini berkaitan dengan potensi banjir rob yang akan menerjang NTB.

BMKG menjelaskan banjir rob berpotensi terjadi di NTB dalam 11 hari kedepan yakni 5-16 Juli 2025.

Kepala Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Satria Topan Primadi menjelaskan potensi banjir rob di NTB disebabkan oleh fenomena fase bulan purnama.

Fenomena alam yang akan terjadi pada 10 Juli 2025 tersebut dapat meningkatkan ketinggian air laut maksimal akibat gravitasi bulan.

Hal inilah yang menyebabkan banjir rob berpotensi menerjang wilayah NTB khususnya di Pulau Lombok dan Sumbawa.

Sejumlah wilayah di Pulau Lombok dan Sumbawa berpeluang diterjang banjir rob yang berpotensi terjadi dalam waktu dekat.

Adapun daerah di Pulau Lombok yang berpotensi mengalami diantara Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok.

Sementara daerah di Pulau Sumbawa meliputi Kabupaten Sumbawa, Labuhan Badas, Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu'u, dan Asakota.

BMKG memberikan himbauan kepada masyarakat di pesisir NTB baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.

BMKG meminta masyarakat untuk selalu waspada mengantisipasi dampak gelombang pasang yang sedang tinggi.

Tak hanya masyarakat di pesisir, masyarakat di bantaran sungai juga diminta untuk waspada dengan hal yang sama.

Untuk diketahui, beberapa Desa dan Kelurahan di NTB berbatasan langsung dengan laut.

Kabupaten Bima menjadi daerah dengan desa terbanyak yang berbatasan langsung dengan laut.

Sebanyak 68 desa di Kabupaten Bima diketahui berada di tepian laut lebih banyak dari Kabupaten Sumbawa yang memiliki 63 desa di tepian laut.

 

 

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#bmkg #Sumbawa #NTB #banjir rob #Lombok