Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Agam Rinjani Mendadak Tajir, Dana Donasi dari Warga Brasil Rp1,3 Miliar Sudah Ditransfer

Rosmayanthi • Kamis, 17 Juli 2025 | 20:36 WIB

Perjuangan Agam Rinjani menjangkau posisi Juliana Marins hingga mengangkut jasadnya ke atas membuat warga Brasil begitu terharu.
Perjuangan Agam Rinjani menjangkau posisi Juliana Marins hingga mengangkut jasadnya ke atas membuat warga Brasil begitu terharu.
LombokPost - Agam Rinjani, pria yang disebut-sebut Pahlawan usai mengevakuasi jasad Juliana Marins yang jatuh di jurang Gunung Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) tiba-tiba mendadak tajir.

Pasalnya, dana sumbangan yang dikumpulkan dari warga Brasil akhirnya sudah cair dan sudah ditransfer ke rekening Agam Rinjani.

Kabar ini diumumkan langsung oleh platform penggalangan dana asal Brasil, Voaa Vaquinha, melalui unggahan resmi di media sosial pada Rabu (16/7/2025).

"Transfer selesai, Agam sudah menerima jumlah dari penggalangan dana," tulis akun Instagram @voaa_vaquinha pada Rabu (16/7/2025).

Upaya pengiriman dana sempat memakan waktu karena perbedaan sistem dan prosedur lintas negara. Namun kini, proses tersebut telah rampung dan bantuan berhasil disalurkan.

"Kami telah mencapai langkah terakhir dari kampanye ini: hari ini kami berhasil menyelesaikan transfer internasional ke Agam. Dana tersebut kini tersedia di rekeningnya, dalam mata uang lokal," tulis akun @voaa_vaquinha.

Pengelola Voaa Vaquinha juga menuliskan jumlah donasi yang diterima Agam. Total donasi yang ditransfer sebesar Rp 1,3 miliar. Jumlah itu sudah dipotong pajak penghasilan atas uang internasional sebesar Rp 238,11 juta.

"Terima kasih kami kepada semua orang yang berpartisipasi dalam penggalangan dana ini, yang berdonasi, berbagi, terlibat dan percaya pada kekuatan kolektif untuk mengubah sebuah cerita. Mobilisasi ini hanya mungkin terjadi berkat Anda," tulis akun @voaa_vaquinha berikutnya.

Mungkin tak pernah terbersit di benak Agam Rinjani, jika niatnya menyelamatkan pendaki yang jatuh ke jurang akan mendapatkan penghargaan luar biasa.

Saat itu, dibenaknya hanya ada semangat menolong agar Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang jatuh di jurang Gunung Rinjani, bisa selamat dari maut. Semangat NKRI harga mati juga selalu bergelora didadanya, mengingat proses penyelamatan Juliana Marins diawasi mata seluruh dunia. Dia tidak ingin Indonesia malu di mata dunia jika tak mampu mengevakuasi tamu yang mengalami kecelakaan saat berwisata di negaranya.

Aksinya bertarung dengan nyawa saat mengevakuasi jasad Juliana Marins membuat banyak orang berdecak kagum. Terutama warga Brasil yang memang sejak awal berharap Juliana Marins segera ditolong.

Agam Rinjani pun tiba-tiba menjadi idola banyak orang.Tak hanya di Indonesia, di Brasil pun aksi Agam Rinjani mengevakuasi jasad Juliana Marins sangat menyentuh hati, hingga masyarakat Brasil pun membuka open donasi untuk Agam Rinjani.

Lelaki bernama asli Abdul Haris Agam ini kini dipandang sebagai pahlawan bagi masyarakat Brasil sehingga dinilai layak menerima donasi sebagai hadiah besar untuk pengorbanannya yang tulus berjuang menyelamatkan Juliana Marins.

Melalui platform voaa.me/agam, masyarakat Brasil mengumpulkan donasi yang hasilnya akan diserahkan pada Lelaki asal Makassar ini.

"Penggalangan dana ini adalah ucapan terima kasih. Pelukan dari seluruh Brasil untuk seorang pria yang melakukan hal yang mustahil, hanya agar sebuah keluarga dapat mengucapkan selamat tinggal kepada putri mereka," tulis pembuat open donasi di website tersebut.

Pihak pembuat open donasi untuk sosok 36 tahun ini pun sempat menaikan target menjadi 350 ribu Real Brasil atau sekitar Rp1 miliar lebih.

Bukan tanpa alasan karena, Agam Rinjani tak akan menggunakan uang donasi itu untuk dirinya sendiri, melainkan untuk dibagi ke semua anggota tim penyelamat Juliana Marins dan juga reboisasi di kawasan Gunung Rinjani.

"Teman-teman, terima kasih banyak atas bantuannya. Agam memang pantas mendapatkannya!! Kami menaikkan target karena dia akan berbagi jumlah bantuan dengan tim yang telah membantunya. Dia akan mendapatkan peralatan penyelamatan terbaik yang ada," tambah pembuat open donasi.

Hingga 28 Juni 2025, uang sudah terkumpul sebesar 518 ribu Real Brasil atau sekitar Rp1,5 miliar dari warnet Brasil.

Sayangnya, open donasi ini juga menuai beragam komentar ujaran kebencian sehingga oleh akun pembuatnya bagian kolom komentar dinonaktifkan.

"Sayangnya, kami harus menonaktifkan komentar pada postingan ini. Kami telah menerima pesan yang berisi ujaran kebencian, penghinaan, tuduhan, dan bahkan pengungkapan data pribadi yang sepenuhnya bertentangan dengan prinsip halaman ini," tambahnya.

Namun mereka berjanji akan transparan dan menginformasikan tentang donasi untuk Agam Rinjani ini dan dipastikan sampai ke tangan yang berhak.

Lantas bagaimana reaksi Agam Rinjani atas open donasi ini?

Agam Rinjani menegaskan awalnya dirinya tidak mau menerima dana donasi tersebut. Namun warga Brasil memaksa dirinya untuk menerima uang tersebut sebagai bentuk apresiasi sudah mengevakuasi jenazah Juliana Marins di Gunung Rinjani.

Agam Rinjani, menjadi pahlawan penyelamat Juliana Marins ditengah hujatan netizen gara-gara hanya mampu mengevakuasi jasad.
Agam Rinjani, menjadi pahlawan penyelamat Juliana Marins ditengah hujatan netizen gara-gara hanya mampu mengevakuasi jasad.

“Orang-orang Brasil yang meminta, mereka memaksa, untuk memberikan apresiasi. Dan saya jelaskan ke mereka, saya akan melakukan juga penanaman pohonnya,” ujar Agam saat podcast Sabtu (28/6/2025).

Dia mengatakan jika menerima uang donasi tersebut akan digunakan untuk peningkatan perlengkapan evakuasi pendakian di Gunung Rinjani.

“Karena dia orang (orang Brasil) suruh uang yang nanti dikirim, nanti kamu belikan alat, untuk bisa lebih safety dan lain-lain, belikan perlengkapan,” aku Agam.

Menurutnya, tim relawan yang ikut terlibat dalam proses evakuasi juga akan dilibatkan dalam pemanfaatan dana tersebut guna memperkuat sarana dan prosedur keselamatan di jalur pendakian.

“Kemudian, ya, kami peserta tim akan memperbaiki itu semua supaya lebih bagus lagi rescue, khususnya di Gunung Rinjani,” ujarnya.

Agam menambahkan, bila masih terdapat sisa dana, nantinya akan dialokasikan untuk kegiatan penanaman pohon sebagai kontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

Agam Rinjani mendadak tajir setelah menerima transferan dana Rp1,3 Miliar hasil donasi warga Brasil.
Agam Rinjani mendadak tajir setelah menerima transferan dana Rp1,3 Miliar hasil donasi warga Brasil.

“Dan kalau ada uang sisa, kami akan melakukan penanaman pohon untuk oksigen, untuk lingkungan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, penggunaan donasi bukan untuk kepentingan pribadi melainkan demi mewujudkan pendakian yang lebih aman dan nyaman bagi para pendaki.

“Untuk kebutuhan Rinjani, bagaimana supaya orang bisa mendaki aman dan nyaman,” kata Agam.

Perjuangan Agam Rinjani menjangkau posisi Juliana Marins hingga mengangkut jasadnya ke atas membuat warga Brasil begitu terharu.
Perjuangan Agam Rinjani menjangkau posisi Juliana Marins hingga mengangkut jasadnya ke atas membuat warga Brasil begitu terharu.
Agam Rinjani, menjadi pahlawan penyelamat Juliana Marins ditengah hujatan netizen gara-gara hanya mampu mengevakuasi jasad.
Agam Rinjani, menjadi pahlawan penyelamat Juliana Marins ditengah hujatan netizen gara-gara hanya mampu mengevakuasi jasad.
Editor : Siti Aeny Maryam
#donasi #rinjani #brasil #dana #Agam #Juliana Marins