Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

NTB Capital di Depan Mata, Calon BUMD Super Wow di Bumi Gora

Yuyun Kutari • Selasa, 29 Juli 2025 | 09:40 WIB

Plt Kepala Biro Perekonomian Setda NTB Muslim
Plt Kepala Biro Perekonomian Setda NTB Muslim

Lombok Post - Pemprov NTB tengah serius menggarap percepatan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) NTB Capital. “Ini menjadi salah satu program prioritas Pak Gubernur, tentu menjadi atensi kami untuk melakukan akselerasi dan percepatan,” terang Plt Kepala Biro Perekonomian Setda NTB Muslim, Senin (28/7).

Pihaknya telah melakukan pemetaan internal terkait kesiapan pembentukan BUMD ini. Rencananya segera disusun time schedule terhadap percepatan tersebut, sekaligus dalam waktu bersamaan Biro Perekonomian Setda NTB mendalami potret besar NTB Capital pada masa depan. “Ke depannya, seperti apa,” ujarnya.

Hal ini dilakukan sebagai upaya mempertajam substansi pembentukan BUMD NTB Capital. Diakuinya, proses pembentukannya ini tidaklah mudah, namun Muslim tetap menargetkan bahwa dalam tahun ini tahapan-tahapan krusial bisa diselesaikan.

Tahapan tersebut meliputi penyusunan naskah akademik, kajian untuk memperkaya substansi naskah akademik, dan penyusunan draf rancangan peraturan daerah (perda) BUMD NTB Capital.

Untuk mempercepat proses ini, Pemprov NTB juga akan menggandeng pakar ekonomi dari Universitas Mataram (Unram) dan perguruan tinggi lainnya. "Insya Allah target kita tahun ini," kata Muslim.

Secara bersamaan, pihaknya juga akan berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan DPRD NTB untuk mendapatkan pandangan terkait pembentukan BUMD NTB Capital. “Lebih cepat lebih baik, ini kita akan kawal secara terstruktur sehingga setiap progresnya bisa kita akan tahu. Bila perlu setiap satu minggu ada progresnya,” tegasnya.

Pada tahap awal, substansi dan kerangka acuan kerja telah dipertajam. Itu sebagai dasar pengajuan kepada mitra akademisi untuk menyusun naskah akademik.

Muslim menjelaskan konsep besar di balik NTB Capital adalah mendorong partisipasi daerah dalam setiap aktivitas investasi di NTB melalui penyertaan modal atau saham.

Nantinya, fokus daerah bukan lagi mencari potret investasi baru. Melainkan mendorong pada investasi yang sudah teruji dan kredibel dari sisi kapabilitas si penanam modal.

Peran daerah nantinya, bisa berupa pendampingan investasi melalui penyertaan saham. Serta upaya memberikan kemudahan bagi investor dalam mengurus perizinan agar tidak rumit.

Muslim berharap percepatan pembentukan BUMD NTB Capital ini bisa mempermudah masuknya investasi ke NTB. “Ini yang akan coba kita padukan, di samping usaha-usaha produktif yang sudah dirancang oleh para pakar yang ada di situ," pungkasnya.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengungkapkan pendirian NTB Capital ini terinspirasi dari Daya Anagata Nusantara (Danantara). Sebuah badan pengelola investasi yang didirikan Presiden Prabowo Subianto. “Dibentuknya NTB Capital untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan BUMD,” tegasnya.

Selain itu, mengoptimalkan dividen, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah. Sumber dana awal NTB Capital akan berasal dari APBD NTB. Namun, Iqbal belum dapat memastikan jumlah dana awal yang dibutuhkan karena konsepnya masih dalam penyusunan. “Daripada memberikan dana penyertaan modal kepada BUMD lain, lebih baik kita buat perusahaan investasi baru yang menguntungkan daerah,” terangnya.

Dalam hal ini, Pemprov NTB akan menjalankan bisnis ini dengan sangat hati-hati. Dana investasi tersebut akan difokuskan pada dua kategori. Pertama, NTB Capital akan berinvestasi di perusahaan yang memiliki dampak luas terhadap masyarakat. Kedua, berinvestasi di sektor bisnis yang kemungkinan menguntungkannya hampir pasti. Sehingga dampak positifnya dapat dirasakan masyarakat.

Editor : Jelo Sangaji
#Unram #DPRD NTB #BUMD #NTB Capital #Lalu Muhamad Iqbal