Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dispar NTB Janji Tuntaskan 321 Sertifikasi Pemandu Wisata Gunung Rinjani

Umar Wirahadi • Rabu, 30 Juli 2025 | 09:44 WIB
PERBAIKI SOP PENDAKIAN: Kepala Dinas Pariwisata NTB Ahmad Nur Aulia memastikan akan segera menuntaskan sertifikasi pemandu Rinjani.
PERBAIKI SOP PENDAKIAN: Kepala Dinas Pariwisata NTB Ahmad Nur Aulia memastikan akan segera menuntaskan sertifikasi pemandu Rinjani.

LombokPost – Pemprov NTB melalui Dinas Pariwisata (Dispar) bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) bakal memberlakukan standar operasional prosedur (SOP) baru pascapenutupan tanggal 1-10 Agustus.

Artinya, aturan baru mulai diterapkan pada awal pembukaan 11 Agustus nanti.

Nah, salah satunya termasuk soal penerapan sertifikasi resmi bagi pemandu wisata. 

Diketahui, dari total 661 pemandu, yang tercatat belum mempunyai sertifikasi sebanyak 321 orang. Artinya, total ada 340 orang yang sudah memiliki sertifikasi resmi.

Mereka adalah semua pihak yang terlibat seperti porter, guide maupun tour organizer (TO). 

"Sertifikasi akan dilakukan paralel dengan maintenance jalur pendakian yang saat ini sedang diberikan," kata Kepala Dinas Pariwisata NTB Ahmad Nur Aulia, Selasa (29/7).

Diharapkan, pemandu wisata yang bersertifikat memiliki kompetensi yang teruji di bidang pelayanan, keamanan dan konservasi kawasan. 

Sertifikasi juga memastikan petugas yang bersangkutan memiliki kompetensi teknis, etika profesional dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Aulia menyampaikan, pemberian pelatihan kepada 321 pemandu Rinjani yang belum bersertifikasi akan dioptimalkan.

Pemprov bersama Balai TNGR telah menyusun pembenahan serta melakukan verifikasi dan validasi.

Termasuk di antaranya up skill atau pelatihan rescue bagi pemandu wisata.

"Ini akan dilaksanakan pada masa libur. Sisanya di masa maintenance sampai 10 Agustus akan dimaksimalkan," papar Aulia.

TANGGA BESI: Balai TNGR dan petugas gabungan memperbaiki jalur pendakian Gunung Rinjani dari Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak. Tampak petugas memasang tangga besi di titik yang krusial.
TANGGA BESI: Balai TNGR dan petugas gabungan memperbaiki jalur pendakian Gunung Rinjani dari Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak. Tampak petugas memasang tangga besi di titik yang krusial.

Mereka akan diberikan pengetahuan dasar terkait penanganan penanganan kesehatan dasar dan rescue.

Seluruh pemandu diberikan pemahaman bagimana melakukan rescue dasar ketika terjadi insiden kecelakaan di Rinjani.

Pelatihan juga diberikan oleh Badan SAR Nasional (Basarnas). "Kami minta tim SAR juga berikan sharing tambahan ilmu untuk pemandu soal rescue dasar," jelas Aulia.

Sementara itu, Balai TNGR terus melakukan perbaikan titik-titik rawan jalur pendakian. Secara umum, perbaikan dilakukan dari Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak.

Teridentifikasi ada 12 titik yang berpotensi terjadinya kecelakaan apabila kurang berhati-hati. Tiga titik di antaranya dianggap sangat krusial.

"Ini merupakan lokasi yang harus segera dilakukan perbaikan mengingat korban terjatuh berturut-turut di lokasi ini," kata Kepala TNGR Yarman.

Yarman menjelaskan tindakan perbaikan dilakukan dengan berbeda-beda. Tergantung kondisi medannya.

Perbaikan dilakukan mulai dengan pemasangan tangga besi, pemasangan ralling, pemasangan tali pegangan dan pembuatan trap.

Harapannya upaya perbaikan itu bisa memudahkan dan membantu keselamatan para pendaki. (mar/r2) 

 

 

Editor : Jelo Sangaji
#Gunung Rinjani #Sertifikasi #Jalur pendakian #Dinas Pariwisata NTB #pemandu wisata #porter #Guide