Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Imbas Demonstrasi yang Rusuh, Peserta Luar Negeri Minta Mandalika Internasional Festival Ditunda

Rosmayanthi • Minggu, 31 Agustus 2025 | 19:46 WIB

Sirajuddin dan tim MIF memutuskan akan ada penundaan pelaksanaan MIF sambil melihat situasi keamanan di Indonesia, khususnya di NTB.
Sirajuddin dan tim MIF memutuskan akan ada penundaan pelaksanaan MIF sambil melihat situasi keamanan di Indonesia, khususnya di NTB.
LombokPost - Kerusuhan akibat demonstrasi yang terjadi dua hari terakhir ini ternyata berdampak pada sejumlah agenda yang melibatkan peserta dari luar negeri.

Termasuk event Mandalika Internasional Festival (MIF) 2025 yang harusnya berlangsung pada 23-25 Oktober 2025 mendatang harus diundur hingga Desember atau disaat situasi negara sudah benar-benar kondusif.

Direktur MIF, Sirajuddin mengungkapkan, melihat perkembangan situasi keamanan Indonesia, termasuk NTB, membuat sejumlah negara yang menjadi peserta MiF was-was untuk datang.

"Peserta International dari Thailand, Singaporre, UK, Taiwan, Australia, India sudah mengetahui jika di Indonesia ada demo, pembakaran dan penjarahan. Makin takut mereka datang setelah melihat berita-berita di televisi dan media sosial yang sudah menyebar ke seluruh dunia," ungkap Sirajuddin.

Itu sebabnya, Sirajuddin dan tim MIF memutuskan akan ada penundaan sambil melihat situasi keamanan di Indonesia, khususnya di NTB.

"Mereka minta ditunda sampai waktu aman bahkan mereka minta 2026 kalau sudah aman. Mereka melihat ada dimana-mana kerusuhan, padahal saya sudah jelaskan hanya ada di Jakarta, namun setelah melihat di NTB dan Bali juga ada pembakaran makin menyakinkan mereka jika disini tidak aman, negaranya pun melarang pasti warganya untuk bepergian dalam waktu dekat ini," tambah Sirajuddin.

Itu sebabnya, Sirajuddin langsung memberikan laporan kepada Gubernur NTB H Lalu Muhamad Iqbal tentang keinginan para peserta International ini.

"MIF telah melaporkan kepada Gubernur NTB, Ketua Dekranasda, Kadispar NTB, dan semua pihak peserta dalam dan luar negeri, jika MIF bisa di Desember 2025 atau MIF 3 2026 karena situasi dan kondisi tidak stabil sebagai dampak dari kondisi negara Indonesia saat ini," ucap Sirajuddin.

Dalam surat pemberitahuan yang dilayangkan kepada Gubernur NTB tertanggal 31 Agustus 2025 tersebut, Tim MIF menyampaikan beberapa poin penting.

Pertama, kesiapan peserta/talent international dan nasional sudah hampir 100 persen, namun melihat situasi akhir- akhir ini demo besar-besaran menyebabkan peserta International meminta ada perubahan waktu tanggal, bulan dan perlu ada Plan B dan Plan C terkait penyelenggaraan MIF 2025.

Sirajuddin langsung memberikan laporan kepada Gubernur NTB H Lalu Muhamad Iqbal tentang keinginan para peserta International ini.
Sirajuddin langsung memberikan laporan kepada Gubernur NTB H Lalu Muhamad Iqbal tentang keinginan para peserta International ini.

Kedua, awalnya Event Management MIF telah mencoba menyakinkan peserta International bahwa pusat demo ada di Jakarta dan tidak terjadi NTB namun setelah tahu ada demo di Bali dan NTB yang sampai terjadi kebakaran Gedung DPRD NTB menyakinkan mereka situasi tidak menentu ditambah berita nasional dan international yang menggambarkan secara nasional demo ada di mana-mana.

Ketiga, terhadap rarasumber Mandalika International Talkshow dari UK, India, Australia, Malaysia, Thailand, Taiwan, Korea Selatan, Filipina, Singapore akan tetap di minta untuk tetap melaksanakan Plan A ( jadwal tertanggal 23-25 Oktober 2025) sambil melakukan " Wait and See Safety and Security " terkait demo dll dan menyampaikan Plan B di bulan Desember 2025 dan melakukan skenario Plan C 2026 MIF 3 khusus kegiatan event MIF.

Dan terakhir, Tim MIF memohon petunjuk dan arahan Bapak Gubernur dimana kemungkinan besar ada penundaan MIF sambil menunggu situasi terkini.

"Saya sudah menyakinkan hanya terjadi di Jakarta Demo tersebut, setelah mereka melihat berita jika ada dimana-mana termasuk Bali dan Lombok dan terakhir ada pembakaran Gedung DPRD NTB maka mereka jadi khawatir," ungkap Sirajuddin yang akan terus melaporkan perkembangan terkini terkait MIF dan kesiapan International Talent/Participants kepada Gubernur NTB.

Sirajuddin dan Tim MIF juga akan mencari cari solusi agar Mandalika International Talkshow tetap pada tanggal 25 Oktober 2025.

MIF juga telah melaporkan kepada Ketua Dekranasda NTB jika MIF diundur hingga Desember 2025 atau 2026 karena situasi dan kondisi keamanan yang tidak stabil.
MIF juga telah melaporkan kepada Ketua Dekranasda NTB jika MIF diundur hingga Desember 2025 atau 2026 karena situasi dan kondisi keamanan yang tidak stabil.

"Para narasumber yang berasal dari Thailand, Taiwan, Australia, UK, Malaysia dan Korea sudah membeli tiket PP, Visa , dll. Jadi mungkin "Mandalika International Talkshow" tetap kita coba laksanakan di Gedung saja di Kawasan Mandalika dengan menghadirkan peserta Talkshow 100-150 dari berbagai kalangan," jelas Sirajuddin.

Editor : Siti Aeny Maryam
#MIF #Indonesian #internasional #Demonstrasi #Mandalika Internasional Festival