Mereka menjalani pelatihan peningkatan kemampuan selam yang resmi dibuka Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol Boy F. S. Samola, di Mataram, Senin (15/9).
Dalam arahannya, Kombes Boy menegaskan keterampilan selam merupakan kemampuan utama yang wajib dimiliki personel Polairud.
Baca Juga: Didesak Umumkan Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji 2024, Begini Respons KPK
Selain mendukung penegakan hukum di laut, keterampilan ini juga vital dalam operasi pencarian, penyelamatan, dan penanggulangan kondisi darurat di perairan NTB.
“Pelatihan ini bukan hanya soal teknis menyelam, tetapi juga membangun disiplin, kerja sama tim, serta yang terpenting menjaga keselamatan dalam tugas. Saya berharap seluruh peserta mengikuti dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh bisa diterapkan di lapangan,” tegasnya.
Menurut Boy, tantangan Polairud ke depan semakin kompleks. Apalagi NTB memiliki wilayah laut strategis sekaligus rawan.
Baca Juga: Sekda Dompu Bakal Klarifikasi ASN Diduga Berzina dengan Istri Tukang Ojek
Karena itu, peningkatan kapasitas personel lewat pelatihan selam menjadi kebutuhan mutlak agar Polairud selalu siap siaga menghadapi situasi apa pun di lapangan.
Pelatihan ini menggandeng instruktur berpengalaman dari POSSI (persatuan olahraga selam seluruh Indonesia).
Para peserta akan dibekali teori dasar penyelaman, teknik penggunaan peralatan, hingga praktik langsung di perairan.
Dengan penguatan kompetensi ini, Ditpolairud Polda NTB berharap anggotanya semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam mengemban tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (*)
Editor : Marthadi