LombokPost - Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan pesan dan motivasi kepada seluruh siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat di Sentra Paramita Mataram, Sabtu (11/10).
Dalam kunjungan tersebut, ia menegaskan komitmen pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto terhadap pemerataan pendidikan dan pembangunan generasi muda di seluruh penjuru negeri.
Presiden sangat serius dalam mengawal pendidikan anak-anak Indonesia, termasuk memastikan mereka mendapatkan asupan gizi yang cukup dan tempat tinggal yang layak.
Salah satu langkah konkrit yang ditekankan adalah mengurangi sampah plastik, terutama dari penggunaan botol minum sekali pakai. Menteri Hanif memperkenalkan penggunaan tumbler sebagai solusi sederhana yang berdampak besar jika dilakukan secara konsisten oleh generasi muda.
“Jika adik-adik setiap hari membawa tumbler sendiri, maka kita bisa mengurangi ribuan hingga jutaan sampah plastik. Ini bentuk cinta lingkungan yang nyata,” katanya.
Ia juga memotivasi siswa untuk melihat potensi daerah mereka sebagai aset lingkungan yang harus dijaga. Menurutnya, NTB adalah wilayah yang dianugerahi keindahan alam luar biasa, bahkan disebutnya sebagai surga yang jatuh ke bumi.
“Pantai, gunung, dan keindahan alam di sini tidak kalah dengan negara lain. Tapi kalau tidak dijaga, semua itu bisa rusak. Maka kalian semua harus jadi penjaga lingkungan, bukan perusaknya,” tegasnya.
Kementerian Lingkungan Hidup bersama Kementerian Sosial juga sedang merancang program integrasi edukasi lingkungan di sekolah-sekolah rakyat agar siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kesadaran ekologis yang kuat.
Di akhir pesannya, Menteri Hanif mengingatkan bahwa cinta lingkungan harus menjadi bagian dari karakter generasi muda.
“Mimpi Indonesia Emas 2045 hanya bisa tercapai jika kita memiliki pemimpin-pemimpin muda yang peduli lingkungan. Dan saya percaya, itu bisa dimulai dari sini, dari adik-adik semua," tandasnya.
Editor : Akbar Sirinawa