Aparat kepolisian disiagakan penuh melalui latihan taktis pengamanan unjuk rasa untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Untuk memantapkan kesiapan menghadapi potensi aksi unjuk rasa memperingati satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Polda NTB menggelar Tactical Wall Game (TWG) di Gedung Sasana Dharma, Sabtu (18/10).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakapolda NTB Brigjen Pol Hari Nugroho. Pada kesempatan itu Brigjen Hari Nugroho juga memberikan pengarahan kepada seluruh peserta.
Turut hadir para pejabat utama Polda NTB, antara lain karoops, dirintelkam, dirsamapta, dansat Brimob, serta seluruh kabag ops, kasat intel, dan kasat samapta Polres jajaran.
Dalam arahannya Brigjen Hari menegaskan pentingnya latihan ini sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi dinamika massa di lapangan.
“Simulasi ini penting sekali untuk menentukan langkah-langkah pengamanan sesuai situasi nyata di lapangan,” ujarnya.
Ia menekankan, TWG bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk memastikan personel memahami pola dan cara bertindak yang tepat saat menghadapi unjuk rasa.
“Seluruh anggota harus profesional, bertanggung jawab, dan berpegang pada SOP. Sekecil apa pun kesalahan harus dihindari,” tegasnya.
Polda NTB berharap latihan ini dapat memperkuat sinergi dan kesiapan seluruh jajaran dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah NTB.
Dengan begitu, setiap bentuk penyampaian aspirasi masyarakat bisa berjalan tertib, aman, dan damai. (*)
Editor : Marthadi