Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Inovasi Farmasi RS Mandalika “ROSSI” Unjuk Gigi di IGA Award 2025, Gubernur: Minimalisir Medication Error

Kimda Farida • Selasa, 4 November 2025 | 16:25 WIB
INOVASI UNGGULAN: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (kanan), didampingi Direktur RS Mandalika dr Oxy Cahyowahyuni (kiri) memaparkan inovasi ROSSI Mandalika di hadapan tim penilai IGA Award 2025.
INOVASI UNGGULAN: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (kanan), didampingi Direktur RS Mandalika dr Oxy Cahyowahyuni (kiri) memaparkan inovasi ROSSI Mandalika di hadapan tim penilai IGA Award 2025.

LombokPost--Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal didampingi Direktur RS Mandalika dr Oxy Cahyowahyuni, Sp.EM., FICEP., FISQua, memaparkan inovasi unggulan RS Mandalika bertajuk ROSSI (Rekonsitusi Obat Oral dan Injeksi) dalam ajang Innovation Government Award (IGA) 2025.

Kegiatan berlangsung, Selasa (4//11) di Kantor Gubernur NTB, sebagai bagian dari penilaian nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Tim Farmasi RS Mandalika juga hadir langsung dalam kegiatan pemaparan di Jakarta untuk memberikan dukungan terhadap inovasi tersebut.

ROSSI Mandalika merupakan sistem aplikasi farmasi yang mengatur proses centrasilasi pencampuran obat steril dan obat oral pasien rawat inap mulai dari permintaan, penyiapan, pelabelan, pengecekkan ganda, hingga penyaluran agar efisien dan efektif sekaligus aman bagi petugas dan pasien.

Inovasi ini meminimalisir medication error, memastikan ketepatan dosis, serta menurunkan kebutuhan SDM dan SDA depo farmasi di setiap unit pelayanan rawat inap.

Sistem ini juga menekan penggunaan obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) serta mengoptimalkan efisiensi kerja tenaga medis.

Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menjelaskan bahwa inovasi ini lahir untuk menjamin keamanan pengobatan kepasien sekaligus efisiensi penggunaan sumber daya.

“Ada situasi yang dihadapi oleh teman-teman di RS Mandalika yaitu menjaga agar tidak adanya kasus medication error di tengah keterbatasan SDM.

Karena itu, mereka melakukan inovasi untuk menjaga agar tidak adanya isiden medication error dan efisiensi sumber daya melalui ROSSI Mandalika,” ujarnya di hadapan tim penilai IGA 2025.

Sementara itu, Dominiktus , salah satu anggota tim penilai dari Ombudsman RI, memberikan apresiasi terhadap inovasi tersebut.

Ia menilai ROSSI Mandalika sebagai langkah maju yang patut ditiru.

 “Yang penting dari sebuah inovasi adalah keberlanjutannya. Ini inovasi yang sangat bagus dan harapan saya agar dapat diterapkan di rumah sakit lain di NTB,” katanya.

Terpilihnya ROSSI Mandalika sebagai salah satu inovasi unggulan NTB di IGA 2025 menjadi bukti bahwa RS Mandalika, meski tergolong OPD baru, mampu berprestasi di tingkat nasional.

Keberhasilan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk terus mendorong inovasi pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.

Dengan inovasi seperti ROSSI Mandalika, NTB semakin menunjukkan diri sebagai daerah progresif yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien. (adv)

Editor : Kimda Farida
#RS Mandalika #ROSSI Mandalika