Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Luar Biasa! The Max Mataram Berhasil Raih Best Ten di Ajang Kontes Bonsai Internasional The Max 30cm Festival

Rosmayanthi • Senin, 10 November 2025 | 21:23 WIB

Max Mataram Berhasil Raih Best Ten di Ajang Kontes Bonsai Internasional The Max 30cm Festival di Bali.
Max Mataram Berhasil Raih Best Ten di Ajang Kontes Bonsai Internasional The Max 30cm Festival di Bali.
LombokPost - Luar Biasa. Komunikasi Petani The Max Cabang Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) menorek prestasi berkelas di ajang Pameran dan Kontes Bonsai Internasional The Max 30cm Festival yang berlangsung di Badung, Bali, pada tanggal 1 hingga 9 November 2025.

Dengan menampilkan tujuh bonsai andalan, mereka berhasil meraih predikat Best Ten dalam Kontes Bonsai Internasional The Max 30cm Festival tersebut.

Tak main-main, bukan hanya satu jenis pohon bonsai yang masuk kategori Best Ten, tapi dua pohon bonsai yang dibawa The Max Mataram menjadi juara sepuluh besar bonsai terbaik.

Yakni pohon bonsai The Max Mataram bernama "Samalas" berhasil menyabet The Max 30cm Festival Best Ten untuk jenis pohon Anting Putri kategori kelas kontes "Prospek Small".

Lalu satu lagi pohon bonsai mereka bernama "Torean", menyabet gelar The Max 30cm Festival Best Ten

Untuk Pohon Sancang di kelas kontes "Semi regeional extrim".

Prestasi ini terbilang biasa karena The Max Mataram baru pertama kali turun di ajang Kontes Bonsai Internasional. Ditambah lagi, dalam ajang tersebut hadir 1600 pohon bonsai dari dalam negeri dan juga Luar negeri, seperti Vietnam, Filipina dan Malaysia dan Jepang.

Ketua The Max Cabang Mataram Rizaluddin Akbar tentu saja merasa puas dan bersyukur atas pencapaian ini. Sejak awal diapun telah menyampaikan rasa optimisnya jika pohon bonsai andalan The Max Mataram pasti juara.

"Kami sangat puas dan bangga karena ajang The Max 30cm Festival "Spirit Of Ciungwanara" bukan sekadar pameran, melainkan representasi dari dedikasi dan keahlian lokal yang mampu bersaing di kancah global. Dan kami bersyukur keahlian kami merawat bonsai diakui dunia," ucap Rizal, sapaan akrab Rizaluddin Akbar.

Kemenangan bonsai hasil karya The Max Mataram di Ajang internasional ini cukup membanggakan. Karena ajang ini mempertemukan para maestro dan pecinta bonsai dari berbagai negara, sehingga menjadikannya The Max Mataram Mataram terbukti mampu berprestasi dalam melahirkan karya-karya terbaik petani lokal. 

Tak main-main, bukan hanya satu jenis pohon bonsai yang masuk kategori Best Ten, tapi dua pohon bonsai yang dibawa The Max Mataram menjadi juara sepuluh besar bonsai terbaik.
Tak main-main, bukan hanya satu jenis pohon bonsai yang masuk kategori Best Ten, tapi dua pohon bonsai yang dibawa The Max Mataram menjadi juara sepuluh besar bonsai terbaik.

"Kontes bonsai internasional ini telah memberikan pengalaman berharga dan membuka jaringan baru di tingkat internasional bagi kami " tambah Rizal.

Dengan membawa tujuh pohon bonsai tercantik, The Max Mataram berhasil memukau perhatian juri dan pengunjung dengan keunikan serta keunggulan karya mereka.

"Bonsai hasil karya The Max Mataram memiliki bentuk yang artistik serta kesehatan pohon yang prima sehingga layak untuk jadi juara," puji Rizal.

Tak hanya bonsai, sang trainer The Max Mataram, Dian Afrianto, juga mendapatkan sertifikat dan medali sebagai salah satu The Best Trainer dalam Kontes Bonsai Internasional The Max 30cm Festival.

Sebagai trainer, tentukan Dian Afrianto merupakan sosok penentu dari kemenangan pohon bonsai The Mataram.

Dian Afrianto mengaku, awalnya dirinya agak ngeri melihat pohon-pohon dari peserta lain, terutama jenis Torean banyak saingannya. 

"Tapi Alhamdulillah, Torean kami mampu mengalahkan ratusan pesaing khusus jenis Sancang dan masuk Best Ten," ungkapnya.

Dian Afrianto menilai, kedua pohon bonsai milik The Max Mataram menjadi salah satu pohon terbaik karena beberapa penilai.

"Torean kami memiliki gerak dasar dan keunikan dari desain on the rock (diatas batu), lalu tekstur batang selaras, kematangan cabang dan ranting juga sangat bagus, saya rasa karena penilaian ini sehingga dewan juri memilih Torean kami sebagai juara," nila Dian Arfianto.

Dian Arfianto juga mengungkapkan, jika pohon bonsai koleksi The Max Mataram bukan buah karya biasa. Pasalnya pihaknya telah melakukan trandman (program perawatan dan pemeliharaan) selama tiga tahun. 

"Pohon Torean kami bahkan sudah dua kali juara, dulu pernah mendapatkan gelar Best Five The Max 30cm Nasional," ungkap Dian Afrianto.

Tahun depan The Max Mataram akan mengikuti Festival The Max Nasional, dan dua tahun lagi akan ikut serta dalam The Max Internasional di Bangkok.

Editor : Siti Aeny Maryam
#bonsai #The Max Mataram #pohon #kontes