Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan pelajar terhadap potensi bencana, mengingat Sembalun merupakan salah satu wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana serta sejarah kejadian bencana yang cukup signifikan.
Kegiatan TMS di lokasi ketiga ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Dra. Nunung Triningsih, MM, didampingi oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Sulaiman Jamsuri, M.AP.
Dalam sambutannya, Kadis Sosial NTB menekankan pentingnya edukasi mitigasi bencana sejak dini agar siswa siap menghadapi situasi darurat dengan langkah yang tepat dan terukur.
"Sembalun merupakan wilayah yang memiliki potensi bencana yang cukup tinggi, sehingga siswa perlu dibekali keterampilan mitigasi yang memadai. Program ini bukan sekedar sosialisasi tapi juga pembentukan budaya dasar bencana di lingkungan sekolah agar setiap elemen dapat bergerak secara terstruktur dan responsif saat bencana terjadi," jelas Nunung Triningsih.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai potensi bencana di wilayah Sembalun, penyusunan SOP penanganan bencana, pembentukan struktur kesiapsiagaan di sekolah, serta pemetaan resiko bencana.
Kegiatan ini juga dilengkapi dengan kegiatan simulasi penanganan bencana yang melibatkan seluruh siswa dan pihak sekolah sebagai bentuk latihan praktik menghadapi keadaan darurat.
Melalui kegiatan sosialisasi dan simulasi ini, Dinas Sosial NTB berharap peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan pelajar dapat terwujud, sehingga sekolah memiliki ketangguhan yang lebih baik dalam menghadapi bencana dan mampu meminimalisir resiko yang mungkin terjadi.
Editor : Siti Aeny Maryam